Bupati Kubar Lepas Pawai Takbiran, Ribuan Warga Antusias Sambut Idulfitri

  • 20 Mar 2026 21:08 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dan wakil bupati Nanang Adriani, secara resmi melepas pawai takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, yang dipusatkan di Alun-alun Itho ibu kota Sendawar, Jumat 20 Maret 2026 malam.

Kegiatan tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari organisasi perangkat daerah, pengurus masjid dan mushola, hingga masyarakat umum yang turut memeriahkan malam takbiran dengan kendaraan hias dan lantunan takbir.

Dalam sambutannya, Bupati Kubar mengajak masyarakat menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan antarwarga.

“Pawai takbiran ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga ungkapan rasa syukur kita setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama pelaksanaan pawai berlangsung. Ia menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga kondusivitas daerah.

Pawai takbiran dilepas dari titik start di Alun-alun Itho Sendawar dan melintasi sejumlah ruas jalan utama dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan instansi terkait.

Jalur pawai takbiran akan melintas kecamatan Barong Tongkok, melewati jalan dua jalur ke araha Simpang Raya, menuju Busur-Polres dan jalan protokol Sendawar Raya menuju kecamatan Melak, lalu kembali lagi ke Barong Tongkok dengan jarak sekitar 20 km lebih.

Sementara itu, Kapolres Kutai Barat memastikan pihaknya telah menyiapkan pengamanan guna menjamin kelancaran kegiatan. Personel disiagakan di sejumlah titik untuk mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Ketua panitia pawai takbiran yang juga menjabat Asisten II Setda Kubar, Ali Sadikin menyebut tahun ini ada lebih dari 100 kendaraan roda empat yang menjadi peserta. Meske begitu panitia tidak lagi memberikan hadiah untuk peserta dengan hiasan terbaik seperti tahun-tahun sebelumnya.

Walau demikian, suasana pawai berlangsung meriah dengan berbagai kreasi kendaraan hias bernuansa Islami, tabuhan bedug, serta gema takbir yang menggema di sepanjang rute pawai.

Kegiatan ini menjadi salah satu tradisi tahunan yang selalu dinantikan masyarakat Kutai Barat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....