Tarawih di IKN, Menteri Agama Ajak Umat Islam Naik Kelas Secara Spiritual
- 22 Feb 2026 03:14 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Nusantara - Menteri Agama RI Nasaruddin Umar melaksanakan Salat Tarawih bersama jamaah di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat, 20 Februari 2026. Dalam kesempatan itu, ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk “naik kelas” dengan meningkatkan keikhlasan dalam beribadah.
Tarawih tersebut bertepatan dengan 2 Ramadan 1447 Hijriah. Menurut Nasaruddin, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat keikhlasan, tidak hanya dalam salat dan puasa, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyampaikan rencana program Kementerian Agama di IKN, di antaranya pendidikan kader ulama untuk wilayah Indonesia bagian timur. Program ini akan dikelola bersama Universitas PTIQ Jakarta dan Masjid Istiqlal, dengan dukungan beasiswa yang diupayakan dari LPDP.
“Insyaallah disini (IKN) juga nanti kita akan membuat program pendidikan kader ulama. Jadi, Indonesia bagian timur disini saja, sementara Indonesia Bagian Barat akan berada di Istiqlal. Pembinaannya dikelola oleh Universitas PTIQ Jakarta dan di Istiqlal. Nanti kita usahakan beasiswa itu dari LPDP,” ujar Nasaruddin dalam siaran pers OIKN, Sabtu, 22 Februari 2026.
Selain itu, kajian keagamaan akan disiarkan secara langsung dan terhubung antara Masjid Istiqlal di Jakarta dan Masjid Negara IKN. Jika kegiatan berlangsung di IKN, maka jamaah di Istiqlal dapat mengikuti secara daring, begitu pula sebaliknya.
Nasaruddin berharap IKN ke depan menjadi pusat peradaban baru dunia Islam yang mengedepankan nilai toleransi antarumat beragama, terutama karena rumah-rumah ibadah di kawasan tersebut dibangun berdekatan dalam satu area.
Rangkaian kegiatan Tarawih juga diisi dengan penanaman pohon di area masjid, buka puasa bersama, penyerahan mushaf Al-Qur’an, serta bantuan 2 ton kurma dari Kementerian Agama untuk masyarakat dan pemangku kepentingan di Nusantara. Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Istana Negara.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Agama dalam memperkuat kehidupan keagamaan di Nusantara. Ia menilai kehadiran Menteri Agama menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap pembangunan spiritual di IKN.
Momentum Ramadan ini menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan spiritual masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....