Distribusi Darat Pengaruhi Stabilitas Harga Pasar Ujoh Bilang
- 17 Feb 2026 17:07 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Long Bagun - Distribusi kebutuhan pokok ke Ujoh Bilang lebih banyak melalui jalur darat. Pengiriman menggunakan mobil dinilai lebih cepat dibandingkan kapal. Waktu tempuh menjadi pertimbangan utama pedagang. Jalur darat memungkinkan barang tiba dalam satu hari.
Sementara jalur sungai membutuhkan waktu lebih lama.
Pedagang sembako Pasar Ujoh Bilang, Dandi, mengatakan sebagian besar barang didatangkan lewat darat. Ia menilai jalur sungai kurang efisien untuk kebutuhan harian. Terutama untuk barang yang cepat terjual.
Keterlambatan distribusi bisa berdampak pada stok. Hal itu juga dapat memengaruhi harga jual.
“Kalau pakai mobil sehari sudah sampai. Kalau kapal bisa dua hari,” kata Dandi kepada rri.co.id, Selasa, 17 Februari 2026.
Ia menyebut kecepatan distribusi sangat berpengaruh. Terutama untuk menjaga ketersediaan barang. Distribusi yang lambat berisiko menaikkan biaya. Pedagang akhirnya menyesuaikan harga.
Namun demikian, kondisi jalan darat belum sepenuhnya baik. Beberapa titik, terutama di kawasan persawitan, sering rusak. Jalan berlumpur dan becek saat hujan turun. Hal ini memperlambat perjalanan kendaraan angkut.
Bahkan berisiko merusak kendaraan.
Ia menyebut perjalanan yang biasanya tiga hingga empat jam dapat menjadi lima hingga enam jam. Kondisi tersebut menambah biaya operasional. Baik untuk bahan bakar maupun perawatan kendaraan. Dampaknya bisa dirasakan pada harga barang.
Menurut Dandi, kelancaran distribusi sangat menentukan stabilitas harga. Jika jalan dalam kondisi baik, biaya bisa ditekan. Sebaliknya, hambatan distribusi meningkatkan beban pedagang. Kenaikan harga tidak sepenuhnya karena faktor permintaan.
Tetapi juga karena biaya pengangkutan.
Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan perbaikan jalan. Infrastruktur yang baik akan mempercepat distribusi. Hal ini juga membantu menjaga harga tetap stabil.
Terutama menjelang bulan puasa. Sehingga masyarakat tidak terbebani kenaikan harga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....