Harga Sembako di Ujoh Bilang Naik Tipis jelang Puasa

  • 17 Feb 2026 16:15 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Long Bagun - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, terpantau mengalami kenaikan ringan menjelang bulan puasa. Kenaikan tersebut terjadi pada beberapa komoditas utama. Meski demikian, pedagang menilai lonjakan harga masih dalam batas wajar. Aktivitas jual beli di pasar juga masih berjalan normal. Belum terlihat lonjakan pembelian secara signifikan.

Pedagang sembako Pasar Ujoh Bilang , Dandi, mengatakan kondisi harga saat ini relatif stabil. Ia menyebut kenaikan biasanya terjadi mendekati Ramadan. Menurutnya, pola tersebut hampir terjadi setiap tahun. Permintaan masyarakat biasanya ikut meningkat. Hal itu berdampak pada penyesuaian harga di pasaran.

“Kalau untuk sekarang sih masih normal. Biasanya nanti menjelang puasa ada kenaikan,” ujar Dandi kepada rri.co.id, pada Selasa, 17 Februari 2026.

Ia menambahkan kenaikan belum terlalu signifikan. Pedagang masih menyesuaikan dengan harga dari distributor. Masyarakat juga masih bisa menjangkau harga saat ini. Namun potensi kenaikan tetap ada. Ia menyebut harga ayam naik dari Rp55 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram. Sementara harga ikan naik dari Rp60 ribu menjadi Rp65 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut diperkirakan sekitar lima persen. Meski naik, daya beli masyarakat masih cukup stabil. Pedagang berharap tidak terjadi lonjakan tajam.

Untuk komoditas bawang dan sayuran, harga masih relatif normal. Pasokan dinilai masih mencukupi kebutuhan pasar. Namun harga Pertalite sempat mengalami kenaikan. Dari Rp15 ribu menjadi Rp20 ribu per liter saat terjadi kelangkaan.

Kondisi tersebut sempat dikeluhkan masyarakat.

Dandi menjelaskan, kenaikan harga menjelang puasa sudah menjadi tren tahunan. Beberapa distributor juga menyesuaikan harga dari daerah asal. Hal ini membuat pedagang tidak bisa menekan harga terlalu jauh. Margin keuntungan tetap disesuaikan agar usaha berjalan. Pedagang juga mempertimbangkan kemampuan beli masyarakat.

Ia berharap harga kebutuhan pokok tetap terkendali. Stabilitas harga dinilai penting bagi masyarakat pedalaman. Terutama menjelang bulan puasa yang biasanya kebutuhan meningkat. Pedagang juga berharap distribusi tetap lancar.

Sehingga harga tidak melonjak tajam di pasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....