Masjid Negara IKN Siap Digunakan Perdana untuk Ramadan 2026

  • 12 Feb 2026 20:35 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Nusantara – Ibu Kota Nusantara (IKN) bersiap menyambut bulan suci Ramadan 1447 H dengan mengoperasikan Masjid Negara IKN untuk pertama kalinya. Catatan sejarah sejarah spiritual baru ini, semakin lengkap dengan kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia, yang akan menjalankan salat taraweh di IKN.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag), Muhammad Syafi’i, saat meninjau langsung kesiapan sarana ibadah dan infrastruktur pendukung di kawasan inti IKN, Kamis 12 Februari 2026.

Dalam kunjungannya yang diawali dengan salat Subuh berjamaah, Wamenag menegaskan bahwa fasilitas utama Masjid Negara telah rampung dan siap menampung umat muslim yang ingin menjalankan ibadah selama bulan puasa.

"Masjid Negara IKN sudah siap digunakan secara fungsional. Bahkan, Menteri Agama RI dijadwalkan hadir untuk mengisi tausiyah pada salat Tarawih malam kedua Ramadan sebagai bentuk penguatan syiar di ibu kota baru," kata Wamenag.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan akselerasi pada detail fasilitas interior agar kenyamanan jemaah tetap terjaga.

“Saat ini kami memastikan kelengkapan fasilitas pendukung di dalamnya agar pelaksanaan ibadah selama satu bulan penuh nanti berjalan lancar dan khidmat,” ucap Bimo.

Wakil Menteri Agama, R. Muhammad Syafi’i (tengah, duduk berbaju putih), berdialog dengan Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto (kiri, berbaju biru muda), usai melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Negara IKN, Kamis (12/2/2026). Selain meninjau fisik bangunan, Wamenag menekankan pentingnya kesiapan ekosistem kawasan untuk menghadirkan suasana Ramadan yang hangat dan religius di tengah masyarakat Nusantara. Foto: OIKN/Kevin.

Kunjungan Wamenag tidak hanya berfokus pada Masjid Negara. Ia juga meninjau progres pembangunan Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius yang diproyeksikan menjadi Basilika. Saat ini, pembangunan rumah ibadah umat Katolik tersebut telah memasuki tahap akhir konstruksi dan akan segera memulai pengisian interior.

Wamenag menekankan bahwa kawasan ini dirancang sebagai simbol kebhinekaan. Ke depan, fasilitas rumah ibadah bagi umat Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu juga akan dibangun berdampingan di area tersebut sebagai bukti nyata toleransi beragama di jantung Nusantara.

Untuk menghidupkan suasana hangat di tengah masyarakat dan pekerja di IKN, Otorita IKN telah menyiapkan rangkaian kegiatan pendukung di sekitar kawasan Masjid Negara, di antaranya Bazar Ramadan untuk mewadahi ekonomi kreatif dan kebutuhan konsumsi warga, dan Safari Ramadan serta Pengajian untuk mempererat silaturahmi antar-stakeholder di IKN. Selain itu OIKN juga menggelar berbagai acara keagamaan yang melibatkan masyarakat sekitar.

Ramadan perdana di IKN ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan keharmonisan beragama di kota masa depan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....