Nobar Final Piala Dunia, Bupati Kubar: Selamat untuk Spanyol

  • 20 Jul 2026 16:01 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Tim nasional Spanyol berhasil mencatat sejarah dengan menjuarai Piala Dunia FIFA 2026, setelah menundukkan Argentina dengan skor 1-0 pada partai final, yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Senin 20 Juli 2026 dini hari.

Kemenangan tersebut memastikan La Furia Roja kembali mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola untuk kedua kalinya sejak edisi 2010.

Pertandingan berlangsung ketat hingga babak tambahan waktu. Gol kemenangan Spanyol dicetak Ferran Torres, melalui sepakan keras di dalam kotak penalti yang tidak mampu dibendung penjaga gawang Argentina, Emiliano Martinez.

Menyaksikan siaran langsung laga Final bersama ribuan Masyarakat di Alun-Alun Itho Sendawar, Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin, menyampaikan ucapan selamat kepada tim Spanyol atas keberhasilannya meraih gelar juara dunia.

“Selamat memperoleh Juara satu untuk tim Spanyol pada Piala Dunia 2026,” ujar Frederick Edwin, setelah berakhirnya laga puncak piala dunia tersebut.

Menurut Edwin, keberhasilan Spanyol menunjukkan pentingnya konsistensi permainan, kedisiplinan, dan regenerasi pemain dalam membangun tim yang kuat. Ia menilai Spanyol berhasil memadukan teknik, kreativitas, dan mental juara sepanjang turnamen.

Sementara itu, untuk tim Argentina, ia menilai perlu adanya pembenahan dan regenerasi yang baik, agar tetap mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia ke depannya.

“Bagi Argentina, sepertinya perlu regenerasi yang baik, agar tetap mampu bersaing di level tertinggi,” ucap Edwin.

Selain itu, Edwin juga menyoroti keberhasilan penyerang Tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, yang sukses meraih gelar top skor Piala Dunia 2026.

“Mbappe mendapat top skor, not bad-lah,” kata Edwin.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kubar tersebut, mengatakan, perbedaan pilihan tim favorit di kalangan pecinta sepak bola merupakan hal yang wajar. Sebab, setiap pendukung memiliki alasan dan kebanggaan tersendiri terhadap tim yang mereka dukung, sehingga perbedaan dukungan seharusnya tetap disikapi secara sportif dan positif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....