RRI Samarinda Upayakan Jangkauan Siaran Merata ke Seluruh Wilayah Kaltim

  • 02 Jun 2026 10:05 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Samarinda - Jangkauan siaran RRI di Kalimantan Timur hingga saat ini masih terbatas dan belum mampu mengcover seluruh kabupaten dan kota secara menyeluruh. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas penyiaran yang belum memadai sehingga cakupan layanan radio publik belum dapat menjangkau seluruh wilayah, terutama daerah terpencil.

Meski demikian, RRI Samarinda terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan perluasan jangkauan siaran bagi masyarakat. Berbagai langkah pengembangan infrastruktur penyiaran telah disiapkan untuk menjawab kebutuhan informasi publik yang semakin luas di daerah.

Kepala Stasiun RRI Samarinda, Siti Saraswulan mengatakan keterbatasan jangkauan siaran saat ini menjadi salah satu tantangan yang dihadapi lembaga dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat Kalimantan Timur secara merata.

“Ke depan secara bertahap akan kami upayakan penambahan stasiun relay untuk pemancar agar siaran RRI dapat didengar hingga ke pelosok negeri, termasuk wilayah-wilayah yang saat ini belum terjangkau secara optimal,” ujarnya, Selasa, 2 Mei 2026.

Menurutnya, penguatan jaringan pemancar menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat di daerah terpencil memperoleh akses informasi, pendidikan, hiburan, dan berbagai layanan publik yang disiarkan RRI. Pengembangan tersebut juga sejalan dengan fungsi RRI sebagai lembaga penyiaran publik yang melayani seluruh lapisan masyarakat.

Dalam skala nasional, RRI juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok disabilitas, terutama penyandang tunanetra. Berbagai program disiapkan agar mereka dapat menikmati informasi dan hiburan secara setara melalui media radio yang selama ini menjadi salah satu sarana komunikasi paling mudah diakses.

“RRI memprioritaskan pendengar disabilitas tunanetra agar turut dapat menikmati informasi dan hiburan secara merata. Termasuk dalam siaran langsung Piala Dunia yang akan menjadi euforia masyarakat internasional dalam waktu dekat,” kata Siti Saraswulan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....