Kutai Barat Modification Jadi Ruang Anak Muda Salurkan Kreativitas Otomotif
- 05 Okt 2026 19:16 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Kutai Barat Modification menjadi ajang kontes modifikasi dan pertemuan komunitas sepeda motor yang membuka ruang bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitas di bidang otomotif.
Kegiatan yang diselenggarakan West Kutai Modifikasi dengan dukungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) itu, berlangsung di Alun-Alun Itho Sendawar, Minggu 4 Oktober 2026.
Ajang tersebut menghadirkan berbagai kelas modifikasi kendaraan dan mempertemukan para pecinta otomotif dari berbagai kalangan. Peserta menunjukkan konsep serta hasil modifikasi kendaraan yang mereka bangun.
Ketua IMI Kubar, Abram Christ Ernez, saat dikonfirmasi RRI mengatakan, kegiatan seperti ini patut mendapat apresiasi karena menjadi wadah positif bagi anak muda untuk menyalurkan ekspresi melalui dunia otomotif.
“Tentunya sangat mengapresiasi kegiatan positif yang ada di kalangan anak muda, di mana mereka menyalurkan ekspresi muda mereka di otomotif,” kata Abram, Senin, 5 Oktober 2026.
Ia menilai, komunitas otomotif tidak hanya menjadi tempat berkumpul. Namun, komunitas juga bisa berkembang melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Artinya, komunitas otomotif yang ada ini, bukan hanya menunjukkan kreativitas di bidang kendaraan, tetapi juga kita harapkan mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Abram yang juga merupakan Anggota DPRD Kubar periode 2024-2029.
Jadi Wadah Positif Bagi Anak Muda Kubar

Terpisah, salah satu peserta, Mustofa Nurun Tazala Ibnu Mahfudzi, mengaku bersyukur karena kontes ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan konsep kendaraan yang telah dibangunnya sekaligus bertemu dengan sesama pecinta otomotif di Kubar.
“Kompetisi ini tentu menjadi wadah sekaligus memberikan kesempatan untuk kami menyalurkan kreativitas, menunjukkan konsep kendaraan yang kami bangun. Bukan hanya itu, kontes ini juga sekaligus menjadi wadah bagi kami untuk bertukar pengalaman dengan sesama pecinta otomotif,” ujar Ibnu.
Ia mengaku persiapan kendaraannya dilakukan selama beberapa bulan terakhir. Modifikasi dikerjakan secara bertahap, mulai dari menentukan konsep, memilih komponen, hingga menyempurnakan bagian-bagian kendaraan sebelum mengikuti kontes.
Konsep yang dipilih mengarah pada tampilan sporty dan racing, tetapi tetap mempertahankan fungsi kendaraan untuk digunakan sehari-hari. Ia membuat setiap bagian kendaraannya memiliki keselarasan, mulai dari tampilan hingga aksesori, hingga akhirnya berhasil meraih Juara 4.
“Hasil ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi bagi saya untuk terus belajar dan mengembangkan kendaraan ke depannya,” kata Ibnu.
Dukungan dari DPRD dan Pemerintah Daerah Sangat Diharapkan

Lebih lanjut dikatakan, tantangan terbesar dalam mempersiapkan kendaraan adalah menyesuaikan konsep dengan anggaran dan ketersediaan komponen. Ia juga harus memastikan setiap modifikasi tetap rapi dan sesuai dengan konsep yang telah ditentukan.
“Saya berharap DPRD dan pemerintah daerah bisa terus memberikan ruang dan dukungan bagi komunitas otomotif di Kubar, misalnya melalui event atau wadah kegiatan yang positif,” ucap Ibnu.
Menurut Ibnu, dukungan tersebut dapat membantu komunitas berkembang, menunjukkan kreativitas, sekaligus membawa nama baik Kutai Barat dalam berbagai kompetisi, baik di dalam maupun luar daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....