KONI Kubar Siap Kirim 50 Cabor dari 64 yang Dipertandingkan di Porprov Kaltim 2026

  • 28 Sep 2026 16:57 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat akan mengirimkan 50 cabang olahraga (Cabor) untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur di Kabupaten Paser, November mendatang.

Ketua umum KONI Kubar, Alsiyus mengatakan jumlah tersebut masih lebih sedikit dibandingkan total cabor yang dipertandingkan dalam Porprov Paser.

“Cabor yang akan diberangkatkan ini sebanyak 50 cabor yang siap bertanding di Porprov nanti,” kata Alsiyus, Senin 28 September 2026.

Ia menyebut terdapat 64 cabor yang dipertandingkan pada Porprov kali ini. Namun Kutai Barat belum dapat mengikuti seluruh cabor tersebut.

Menurut Alsiyus, jumlah cabor yang diikuti berpengaruh terhadap peluang perolehan medali karena setiap cabor memiliki jumlah nomor pertandingan yang berbeda.

“Kalau kita cabor cuma 50, sulit kita untuk mengejar daerah lain yang ikut 64 cabor. Perolehan medali, kita sudah tertinggal di angka nomor tandingnya,” kata Alsiyus.

Ia mencontohkan cabang olahraga renang dan menembak yang memiliki banyak nomor pertandingan. Ketika Kutai Barat tidak mengikuti cabor tersebut, peluang untuk menambah perolehan medali dari nomor-nomor tersebut otomatis tidak tersedia.

“Seperti renang, itu nomor tandingnya banyak. Kita tidak ada. Atau cabor menembak, itu nomor tandingnya banyak. Kita tidak bisa ikut,” ucapnya.

Menurutnya, Cabor-cabor potensial itu selama ini kesulitan melakukan pembinaan karena gonta-ganti pengurus hingga mninimnya sarana prasarana latihan. Alsiyus mengatakan kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi KONI untuk pembinaan olahraga ke depan.

Ia berharap Kutai Barat dapat memperluas keikutsertaan cabor pada ajang berikutnya dengan mempersiapkan atlet sejak awal, termasuk melalui babak kualifikasi.

“Ke depan saya mau memperbesar peluang Kutai Barat untuk menjadi juara di semua bidang, di semua cabor,” ucapnya.

Untuk Porprov 2026, KONI tetap memfokuskan persiapan terhadap 50 cabor yang telah memenuhi persyaratan dan siap bertanding.

Menurut Alsiyus, pembinaan sejak tahap awal menjadi penting agar lebih banyak cabor Kutai Barat dapat mengikuti babak kualifikasi dan memiliki kesempatan tampil pada Porprov berikutnya.

“Apa lagi kita rencana akan jadi tuan rumah, maka kita harus siap dari sekarang,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....