KONI dan Perpani Kubar Siapkan Bupati Cup Panahan Berskala Besar pada 2027
- 16 Jun 2026 07:00 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kutai Barat mulai menyiapkan rencana penyelenggaraan Bupati Cup Panahan berskala besar yang ditargetkan berlangsung pada 2027 mendatang. Kejuaraan tersebut diharapkan menjadi ajang panahan terbesar yang pernah digelar di Kutai Barat.
Rencananya, Bupati Cup akan dipadukan dengan rangkaian Festival Dahau atau Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kutai Barat. Kolaborasi antara event olahraga dan perayaan budaya daerah itu diharapkan mampu menarik peserta dari berbagai daerah sekaligus mempromosikan potensi Kutai Barat.
Ketua Umum Perpani Kutai Barat, Sadli, mengatakan pihaknya mulai melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, untuk mematangkan rencana tersebut.
"Bupati Cup masih kami komunikasikan dengan Pak Bupati. Walaupun pelaksanaannya direncanakan tahun depan, persiapannya harus dilakukan dari sekarang karena banyak hal yang perlu dipertimbangkan, terutama terkait jadwal dan kesiapan daerah-daerah peserta yang harus menempuh perjalanan jauh menuju Kutai Barat," kata Sadli saat penutupan Kejuaraan Indoor Open Mini Archery Series IV di GOR Desnan Sendawar, Minggu 14 Juni 2026.
Menurut Sadli, berbeda dengan kejuaraan lokal yang dapat diselesaikan dalam satu atau dua hari, Bupati Cup diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari karena melibatkan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur bahkan luar daerah.
Selain menyiapkan Bupati Cup, Perpani Kutai Barat juga berkomitmen menjaga kesinambungan pembinaan atlet melalui penyelenggaraan kejuaraan rutin. Setiap tahun, Perpani menargetkan minimal dua kompetisi besar sebagai wadah atlet mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
"Sesuai komitmen kami bersama KONI, setiap tahun minimal ada dua kejuaraan. Tujuannya untuk mensosialisasikan olahraga panahan kepada masyarakat, mencari bibit atlet berprestasi, mempersiapkan atlet menuju Porprov, sekaligus memberikan ruang bagi klub-klub panahan di Kutai Barat untuk mengukur hasil latihan mereka," ujarnya.
Sadli menilai kompetisi yang berkelanjutan menjadi salah satu faktor penting dalam melahirkan atlet berprestasi. Melalui pertandingan rutin, atlet tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga membangun mental bertanding yang kuat.
Komitmen tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Barat, Gamas Laden. Ia menilai kompetisi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan atlet.
"Apa gunanya berlatih setiap hari kalau tidak pernah bertanding. Melalui pertandingan, atlet bisa mengukur kemampuan, menambah jam terbang, sekaligus mengevaluasi hasil latihan yang selama ini dijalani," kata Gamas.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang digelar, semakin besar pula peluang lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kutai Barat di tingkat provinsi maupun nasional.
Sementara itu, Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, menyatakan dukungannya terhadap rencana penyelenggaraan Bupati Cup. Ia menilai Festival Dahau menjadi momentum yang tepat untuk menghadirkan kejuaraan panahan berskala besar.
"Seperti yang disampaikan Pak Sadli, mudah-mudahan Bupati Cup bisa terlaksana pada 2027. Rencananya akan digelar bertepatan dengan Festival Dahau, sehingga kegiatan olahraga dan perayaan daerah dapat berjalan bersama dan saling mendukung," ujarnya.
Alsiyus optimistis Bupati Cup akan menjadi magnet baru bagi atlet-atlet panahan dari berbagai daerah untuk datang ke Kutai Barat. Selain meningkatkan kualitas kompetisi, event tersebut juga berpotensi mendorong sektor pariwisata dan memperkenalkan daerah kepada masyarakat luas.
Ia juga mengapresiasi perkembangan cabang olahraga panahan yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras pengurus Perpani dan klub-klub panahan yang terus aktif melakukan pembinaan.
"Apa yang dilakukan Pak Sadli bersama Perpani sangat luar biasa. Klub-klub panahan sekarang sudah berkembang di berbagai wilayah. Saya yakin ke depan panahan Kutai Barat akan semakin besar. Yang terpenting kita terus bekerja bersama, saling mendukung, dan membangun olahraga secara kolektif," ucapnya.
Perpani Kutai Barat optimistis Bupati Cup dapat menjadi tonggak baru perkembangan olahraga panahan di daerah. Di sisi lain, kejuaraan-kejuaraan yang rutin digelar diharapkan terus melahirkan bibit atlet potensial yang mampu bersaing dan membawa nama Kutai Barat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....