Semua Atlet Lolos Kualifikasi, Gulat Kutai Barat Optimis Hadapi Porprov Kaltim

  • 02 Jun 2026 04:50 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Samarinda – Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) kabupaten Kutai Barat optimistis menghadapi pekan olahraga provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Paser November mendatang.

Rasa percaya diri ini tumbuh setelah seluruh atlet yang tampil pada Babak Kualifikasi (BK) berhasil meraih medali sekaligus mengamankan tiket menuju ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Pelatih Gulat Kutai Barat, Anna Caroline, mengatakan hasil yang diraih pada BK Porprov menjadi modal berharga bagi tim untuk meningkatkan prestasi saat bertanding di Paser nanti. Dari total 14 atlet yang diturunkan, seluruhnya berhasil lolos ke Porprov.

“Yang lolos untuk BK Porprov kemarin dari Kutai Barat ada 14 orang, terdiri dari tujuh putri dan tujuh putra. Alhamdulillah semuanya mendapatkan medali dan lolos ke ajang Porprov,” ujar Anna saat ditemui di lokasi latihan atlet di Kota Samarinda, bersamaan dengan kunjungan ketua KONI Kubar, Senin 1 Juni 2026.

Pada BK Porprov, atlet gulat Kutai Barat berhasil mengumpulkan satu medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu. Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan performa menjelang Porprov.

Anna menjelaskan, saat ini para atlet terus menjalani latihan secara terstruktur dan terprogram. Fokus utama pembinaan adalah memantapkan teknik serta memperbaiki kekurangan yang masih terlihat saat BK Porprov.

“Persiapannya dari sekarang mereka terus berlatih untuk memantapkan teknik-teknik yang masih perlu ditingkatkan. Kami sebagai pelatih dan pengurus terus memberikan motivasi agar mereka siap menghadapi Porprov nanti,” katanya.

Menurut Anna, program latihan yang konsisten akan membantu atlet lebih siap ketika memasuki tahapan pemusatan latihan atau training center (TC) mandiri. Dengan demikian, adaptasi terhadap intensitas latihan yang lebih tinggi dapat berjalan lebih baik.

Meski demikian, tim gulat Kutai Barat masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait dukungan kebutuhan latihan atlet. Sebagian besar atlet masih berstatus pelajar dan berasal dari lokasi yang berbeda sehingga membutuhkan biaya transportasi serta dukungan asupan tambahan selama menjalani program latihan.

“Kami berharap kebutuhan atlet seperti vitamin, transportasi, dan perlengkapan latihan bisa mendapat perhatian. Beberapa atlet juga masih belum memiliki sepatu gulat yang memadai untuk latihan,” ucapnya.

Meski menghadapi keterbatasan, Anna tetap optimistis anak asuhnya mampu menunjukkan peningkatan prestasi di Porprov Kaltim 2026. Ia berharap hasil yang diraih pada BK menjadi pijakan untuk tampil lebih baik dan memberikan kontribusi bagi Kutai Barat.

“Kami berharap saat Porprov nanti atlet-atlet bisa tampil maksimal. Yang terpenting mereka terus berusaha, disiplin berlatih, dan menunjukkan perkembangan yang lebih baik dari sebelumnya,” ujar Anna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....