Kantongi Dukungan 37 Cabor, Alsiyus Resmi Daftar Calon Ketua KONI Kubar

  • 08 Mei 2026 17:36 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar — Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Barat, Alsiyus, resmi mengembalikan formulir pendaftaran kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) di GOR Desnan Sendawar, Jumat 8 Mei 2026.

Alsiyus datang ke lokasi pendaftaran sekitar pukul 14.00 Wita bersama sejumlah ketua cabang olahraga (cabor) yang memberikan dukungan kepadanya.

Ketua Cabor Kick Boxing Indonesia (KBI) Kutai Barat itu maju dengan dukungan 37 cabang olahraga se-Kutai Barat. Dukungan mayoritas cabor tersebut menjadi modal penting bagi dirinya untuk bertarung dalam pemilihan Ketua KONI Kutai Barat periode mendatang.

“Pertama saya ucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena proses ini bisa berjalan lancar dan ada dukungan 38 cabor kepada saya,” ujar Alsiyus.

Ia menyebut dukungan para ketua cabor sebagai amanah besar yang harus dijaga dengan baik.

“Saya merasa ini anugerah Tuhan dan saya berterima kasih kepada teman-teman ketua cabor yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk maju sebagai calon Ketua KONI. Saya yakin ini amanah dan dengan dukungan ini kami optimistis bisa menjadi Ketua KONI,” katanya.

Jika dipercaya memimpin KONI Kutai Barat, Alsiyus menegaskan akan fokus memperkuat tata kelola organisasi dan membenahi sistem manajemen internal. Menurutnya, pembenahan manajemen menjadi langkah penting untuk menciptakan organisasi olahraga yang profesional dan transparan.

“Yang pertama tentu kami akan melakukan evaluasi. Manajemen KONI harus diperkuat dan tidak ada tawar-menawar soal itu,” ucapnya.

Tokoh muda yang juga memimpin organisasi Taruna Gharda Mandiri (TGM) itu mengatakan akan memperbaiki tata kelola penyaluran dana pembinaan cabor agar tepat sasaran dan bebas dari praktik pemotongan.

“Kami memastikan tidak ada lagi cerita dana dipotong-potong. Dana itu hak cabor dan tidak boleh ada campur tangan yang mengambil hak mereka,” ujarnya.

Selain itu, Alsiyus memastikan distribusi anggaran pembinaan nantinya dilakukan secara proporsional kepada seluruh cabang olahraga. Menurutnya, pembenahan tersebut penting mengingat Kutai Barat akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada akhir tahun ini.

Saat disinggung mengenai kemungkinan evaluasi pengurus KONI jika dirinya terpilih, ia menegaskan akan menilai berdasarkan profesionalisme dan kinerja.

“Kami akan melakukan evaluasi. Pengurus yang bekerja baik tentu dipertahankan, sedangkan yang tidak maksimal akan kita cari pengganti yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua TPP, Bernadus Tomy Pili, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Kutai Barat, Lidwina, mengatakan terdapat dua calon yang mengambil formulir pendaftaran. Namun, hingga penutupan pukul 16.00 Wita, hanya satu calon yang mengembalikan berkas.

“Hanya Pak Alsiyus yang mengembalikan berkas,” kata Tomy.

Dengan demikian, Alsiyus menjadi calon tunggal dalam bursa pemilihan Ketua KONI Kutai Barat.

Tomy menjelaskan, awalnya terdapat dukungan dari 39 cabor. Namun setelah diverifikasi, dua cabor dinyatakan belum memenuhi syarat administrasi.

Meski begitu, jumlah dukungan 37 cabor untuk Alsiyus sudah melampaui syarat minimal dukungan 20+1.

Selanjutnya, KONI Kutai Barat akan menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) pada 11 Mei 2026.

“Semoga musyawarah berjalan lancar, sehingga tanggal 12 bisa dilaksanakan pelantikan,” ujar Lidwina.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....