42 Tim Adu Skill di Rarakuta Cup 2025
- 08 Agt 2025 16:49 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar : Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kecamatan Barong Tongkok kembali menggelar turnamen sepak bola tahunan bertajuk Rarakuta Cup. Turnamen ini secara resmi dibuka oleh Bupati Kubar, Frederick Edwin di Lapangan Sepak Bola Rarakuta, Kamis (7/8/2025) sore.
Koordinator Pertandingan, David Herwoto, menyampaikan, antusiasme masyarakat begitu tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 42 tim, melebihi kuota awal yang ditargetkan hanya 32 tim.
“Ini memang kegiatan rutin setiap 17 Agustus yang kami selenggarakan. Tahun ini antusiasme sangat tinggi, makanya kami putuskan menerima 42 tim,” ujar David.

Koordinator Pertandingan, David Herwoto. (dok.RRI/MCJ)
Turnamen menggunakan sistem gugur dan ditargetkan rampung pada 28 Agustus 2025. Namun, pertandingan akan dihentikan sementara pada 17 Agustus karena lapangan akan digunakan untuk berbagai perlombaan rakyat dan perayaan puncak HUT RI.
“Biasanya tanggal 17 kita istirahat dulu karena ada lomba panjat pinang dan kegiatan tradisional lainnya,” ucapnya.
Hadiah dan Dukungan KONI Kutai Barat
Panitia menyiapkan total hadiah puluhan juta rupiah. Juara pertama akan memperoleh Rp20 juta, juara kedua Rp15 juta, juara ketiga Rp10 juta, dan juara keempat Rp7,5 juta.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua KONI Kubar, Agus Herawan, berharap turnamen ini bisa menjadi ajang penjaringan bibit-bibit atlet lokal, khususnya di cabang sepak bola. Ia menyebut, Rarakuta Cup menjadi pelengkap agenda tahunan olahraga di Kutai Barat, bersama dengan event lain seperti Persimen Cup.

Ketua KONI Kabupaten Kutai Barat, Agus Herawan. (dok.RRI/MCJ
“Harapan dengan banyaknya event lokal, kita bisa menyaring bibit-bibit unggul,” ujarnya.
Agus mengakui, meski secara profesional sepak bola Kubar masih tertinggal, para pemain muda, khususnya usia U-13 dan U-15 memiliki kekuatan fisik yang cukup bersaing. Namun, pembinaan dari sisi teknik permainan masih menjadi tantangan utama.
“Bibit-bibit kita dari fisik sudah cukup mumpuni, tapi secara teknik memang perlu pembinaan,” katanya.
KONI Kutai Barat, lanjut Agus, akan terus memberi perhatian pada pembinaan atlet, termasuk melalui alokasi anggaran yang lebih besar ke depan.
“Kami insya Allah akan mengucurkan dana yang cukup besar secara porsi untuk pembinaan,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....