Menag Letakkan Batu Pertama Pembangunan Madrasah di Ponpes Assalam Arya Kemuning
- 06 Jul 2026 06:02 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, melakukan peletakan batu pertama pembangunan madrasah di Pondok Pesantren Assalam, Kampung Arya Kemuning, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Sabtu 4 Juli 2026.
Prosesi tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-34 pesantren tersebut dan disambut antusias oleh santri, pengurus, serta masyarakat.
Kegiatan berlangsung setelah Menteri Agama menyampaikan tausiah di hadapan ribuan peserta yang memadati kompleks pesantren. Turut hadir dalam kesempatan itu Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Bupati Kubar Frederick Edwin, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pendiri Pondok Pesantren Assalam.
Nasaruddin Umar mengatakan kunjungannya ke Kubar tidak hanya untuk menghadiri peringatan hari jadi pesantren, tetapi juga menyaksikan berbagai kegiatan sosial yang digelar oleh panitia.
Ia menilai rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan semangat pengabdian pesantren kepada masyarakat.
“Saya ke Pondok Pesantren Assalam yang meletakkan batu pertama pembangunannya. Kemudian yang kedua juga ada khitanan massal, nikah massal, tabligh akbar, dan beberapa rangkaian acara internal. Alhamdulillah kita bangga melihat pondok pesantren yang berproses seperti ini sudah menorehkan prestasi,” ujar Nasaruddin Umar.
Menurut Menag, pembangunan madrasah menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas pendidikan Islam, terutama di wilayah yang terus berkembang.
Kehadiran fasilitas pendidikan yang memadai diharapkan dapat mendukung pembinaan ilmu pengetahuan sekaligus pembentukan karakter generasi muda.
Ia juga mengapresiasi perjalanan Pondok Pesantren Assalam yang telah bertahan dan berkembang selama lebih dari tiga dekade. Konsistensi dalam membina santri serta menjaga nilai-nilai keagamaan dinilai sebagai modal besar untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
“Sudah 34 tahun, luar biasa, semangat banget. Kita doakan semoga nanti menjadi mercusuar untuk pengembangan pendidikan dan pencerahan keagamaan di tanah air kita,” ucap Nasaruddin.
Peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan diikuti doa bersama yang dipimpin para ulama. Sejumlah santri tampak mengabadikan momen tersebut sebagai bagian dari sejarah perkembangan lembaga pendidikan yang selama ini menjadi tempat mereka menimba ilmu.
Dengan dimulainya pembangunan madrasah tersebut, Pondok Pesantren Assalam diharapkan semakin memperluas kontribusinya dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....