Puluhan Investor Kolaborasi Bangun IKN, Nilai Investasi Tembus Rp73 Triliun
- 29 Mar 2026 07:52 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mencatat komitmen investasi swasta di Ibu Kota Nusantara (IKN) menembus Rp73 triliun hingga Maret 2026. Peningkatan ini terjadi setelah puluhan investor memperkuat kerja sama melalui penandatanganan perjanjian baru dan adendum sejak awal tahun.
Pada pertengahan Maret 2026, OIKN menandatangani tiga perjanjian kerja sama baru dan dua adendum dengan sejumlah pelaku usaha. Kerja sama ini difokuskan untuk mempercepat pembangunan hunian dan aktivitas ekonomi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Tiga investor yang terlibat yakni PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara dengan total investasi sekitar Rp1,275 triliun. Sementara itu, adendum kerja sama dilakukan dengan PT Balikpapan Ready Mix dan PT Citadel Group Indonesia.
Proyek yang dikembangkan meliputi apartemen, perkantoran, restoran, kafetaria, hingga sport center guna mendukung ekosistem perkotaan di IKN.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, mengapresiasi kepercayaan investor yang terus masuk ke Nusantara. Ia menegaskan, pemerintah akan mempermudah perizinan dan mempercepat proses investasi.
“Kami akan mendukung kebutuhan investor, termasuk percepatan perizinan. Ini adalah waktu terbaik untuk berinvestasi di Nusantara,” ujar Basuki melalui keterangan pers dikutip Sabtu, 28 Maret 2026.
Basuki menambahkan, IKN masih membuka peluang besar di sektor perhotelan, logistik, dan kuliner, seiring rencana operasional SMA Taruna Nusantara serta pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif hingga 2028.
Salah satu investor, PT Starbright International Investment, akan mengembangkan apartemen, ritel, restoran, dan perkantoran mulai kuartal II 2027. Sementara PT Hauptstadt Indonesia Borneo merencanakan pembangunan kafe berkonsep pesawat pada kuartal III 2026, dan PT Oceans Resto Nusantara akan memulai pembangunan restoran pada kuartal II 2026.
Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming, menyatakan optimistis terhadap prospek IKN dan berkomitmen menarik lebih banyak investor ke Nusantara.
Sebelumnya, pada Februari 2026, OIKN juga mencatat tambahan investasi dari tiga perusahaan, yakni PT Panca Karya Sentosa, PT Maxi Nusantara Raya, dan PT Borneo Berkah Abadi untuk pembangunan pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, dan fasilitas olahraga.
Dengan tambahan tersebut, total komitmen investasi swasta di IKN terus meningkat dari Rp72 triliun pada awal 2026 menjadi Rp73 triliun pada Maret 2026.
OIKN memastikan proses perizinan dan pendampingan investasi terus dipercepat agar proyek segera terealisasi. Pemerintah berharap pembangunan ini dapat mendukung kebutuhan masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) yang akan beraktivitas di IKN serta memperkuat ekosistem kota baru yang modern dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....