Tinjau Kesiapan IKN, Menteri PANRB Pastikan ASN Nyaman Bekerja

  • 15 Feb 2026 05:21 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Nusantara – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini meninjau kesiapan Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat 13 Februari 2026, guna memastikan tersedianya infrastruktur dan fasilitas pendukung yang memungkinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) tinggal dengan nyaman sekaligus bekerja secara efisien.

Beberapa lokasi yang dikunjungi meliputi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kementerian Kesehatan, Sekolah Taruna Nusantara, rumah susun ASN, Istana Negara, hingga kawasan glamping yang disiapkan sebagai fasilitas pendukung pariwisata di IKN.

Menteri Rini menegaskan, pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada penyediaan gedung dan infrastruktur fisik, tetapi juga pada transformasi cara kerja birokrasi dan pelayanan publik. IKN dirancang sebagai ruang uji penerapan manajemen ASN yang adaptif dan budaya kerja modern.

“IKN ini dikonsepkan untuk hidup yang efisien, futuristik, dan dekat dengan alam. Kami memastikan para ASN pada suatu saat nanti bisa merasa siap dan aman, nyaman untuk bisa lebih berbakti lagi untuk perbaikan negeri,” ujar Rini.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Rini juga mengapresiasi rumah susun ASN yang mengusung konsep tropis modern dan berkelanjutan. Rusun ASN terdiri dari 47 tower setinggi 12 lantai yang tersebar di kawasan hunian barat dan timur IKN.

Hunian ini dilengkapi fasilitas smart home, perabotan lengkap, tenan komersial, serta sarana ibadah, sosial, dan olahraga. Setiap unit telah dilengkapi sistem smart home berbasis sidik jari atau PIN, dapur, water heater, AC, serta furnitur untuk menunjang kenyamanan dan efisiensi mobilitas ASN di KIPP.

Selain hunian, Menteri Rini juga meninjau RSUP IKN yang memiliki 10 lantai dengan kapasitas sekitar 250 tempat tidur. Rumah sakit ini mengusung konsep smart hospital dengan layanan unggulan jantung dan stroke, serta didukung teknologi medis canggih seperti CT-Scan 512 Slice, Hybrid Cathlab, dan MRI 3 Tesla.

Rombongan turut meninjau empat gedung Kantor Kementerian Koordinator yang dirancang sebagai sharing office untuk mendukung pemindahan ASN dari instansi pusat. Gedung berkonsep green building ini telah rampung pada 2024-2025 dan dilengkapi multifunction hall, jembatan second walkway, area parkir terintegrasi, serta desain yang menyatu dengan alam.

Menteri Rini menekankan, keberhasilan pembangunan IKN sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor dan penerapan digital governance. Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan talenta ASN yang memahami perkembangan teknologi digital.

“Jadi inti daripada digital governance itu adalah berkolaborasi. Saya juga concern terhadap talenta-talenta ASN yang ada di IKN ini,” katanya.

Menteri PANRB Rini Widyantini saat melakukan peninjauan fasilitas perkantoran di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (13/2/2026). Foto: Kemenpan-RB.

Ia menyebut transformasi sebagai kata kunci pembangunan IKN. “Kenapa? Karena IKN itu bukan sekedar memindahkan ibu kota ke sini, tetapi kita menemukan cara-cara baru untuk birokrasi dan memperbaiki tata keolah pemerintahan kita,” ucap Rini.

Sementara itu, Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto menyambut positif kunjungan Menteri PANRB sebagai penguatan semangat bagi para ASN pelopor. Ia meyakini perhatian langsung dari kementerian terkait akan mempercepat adaptasi budaya kerja baru yang berintegritas dan kolaboratif di jantung Nusantara.

MenPANRB bersama Pejabat Otorita IKN melakukan aksi tanam pohon di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Jumat, 13 Februari 2026. Foto: OIKN/Deden.

Kunjungan kerja tersebut dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sebagai bagian dari komitmen pembangunan IKN yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Dalam kegiatan ini, Menteri Rini bersama jajaran Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menanam sebanyak 850 pohon.

Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air Otorita IKN, Onesimus Patiung, mengatakan penanaman pohon ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono agar kegiatan penghijauan dilakukan secara rutin setiap bulan. Selain memperkuat konsep kota hutan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi penanaman berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....