Sahadi : Menjadi Pemimpin Bukan Soal Agama

  • 16 Jul 2024 01:57 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar : Bakal Calon Bupati Kutai Barat (Kubar), Sahadi tidak menampik bahwa isu agama akan muncul pada Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah dalam agenda Pilkada Kubar 2024 ini.

Terutama bagi dirinya dan Alexander Edmond yang akan berpasangan maju di Pilkada Kubar, karena sama-sama dari Nasrani.

“Isu itu pasti akan muncul,” kata Sahadi kepada RRI Sendawar, Selasa (16/7/2024).

Namun demikian, Sahadi tidak mempersoalkan itu sebab menurutnya, untuk memilih pemimpin bukan soal agama, demikian pun menjadi pemimpin bukan berbasiskan agama.

Justru perbedaan, baik Agama, Suku dan lainnya menjadi modal untuk membangun Kutai Barat yang lebih baik lagi ke depan.

“Didalam membangun Kutai Barat ini kan, masyarakat yang majemuk, memiliki kepercayaan yang berbeda-beda, kemudian Suku ataupun apa segala macam ada di Kutai Barat, justru menjadi modal kita untuk membangun,” tegas Sahadi.

Maka itu Sahadi mengimbau kepada masyarakat agar menjunjung tinggi moderasi beragama pada pilkada Kubar, guna menghindari perpecahan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya.

Agama dalam sebuah kontestasi politik menurutnya, bukan alat yang dijadikan untuk memunculkan kelompok-kelompok fanatisme, melainkan menjadi pendorong lahirnya keharmonisan di dalam masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....