Mengenal Ubi Gembili yang Kian Langka
- 17 Apr 2026 04:45 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar- Ubi gembili memiliki nama latin (Dioscorea esculenta) adalah tanaman umbi-umbian dari famili Dioscoreaceae yang banyak tumbuh di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.Sayang nya sumber pangan dengan kandungan karbohidrat kompleks ini keberadaannya saat ini kian langka hanya ada pada daerah tertentu saja padahal rasa ubi gembili sangat enak.
Berikut adalah penjelasan mengenai ubi gembili berdasarkan sumber pertanian.go.id
Karakteristik Fisik
- Tanaman: Merupakan tanaman merambat yang bisa mencapai tinggi 3-5 meter, bahkan ada yang bisa mencapai 12 meter. Batangnya berbentuk bulat, ramping, sedikit berbulu, dan memiliki duri yang membelit ke arah kanan. Daunnya tunggal, berseling, berbentuk hati atau ginjal dengan ukuran panjang 8-15 cm dan lebar 7-15,5 cm, berwarna hijau muda hingga hijau tua, serta tangkainya berwarna hijau, berujung ungu, atau hijau bertepi ungu.
- Umbi: Memiliki bentuk yang bervariasi, mulai dari bulat, lonjong, hingga bercabang, dengan ukuran sebesar kepalan tangan orang dewasa. Kulitnya berwarna cokelat muda hingga cokelat tua, sedangkan dagingnya berwarna putih bening hingga putih keruh, dan memiliki tekstur yang kenyal saat dimasak.
Nilai Gizi dan Manfaat
- Kandungan Gizi: Ubi gembili merupakan sumber karbohidrat kompleks yang baik. Dalam 100 gram ubi gembili, terdapat sekitar 31,3 gram karbohidrat, 1,1 gram protein, 0,2 gram lemak, 1,1 gram serat, serta berbagai mineral seperti kalsium, fosfor, dan besi. Selain itu, ubi gembili juga mengandung inulin, yaitu jenis serat pangan yang berfungsi sebagai prebiotik yang dapat menstimulasi pertumbuhan bakteri menguntungkan di saluran pencernaan.
- Manfaat Kesehatan:- Sumber Energi: Karbohidrat kompleks dalam ubi gembili dicerna secara bertahap, sehingga menyediakan energi yang stabil dan membuat tubuh tetap bertenaga lebih lama.
- Menjaga Kesehatan Pencernaan: Serat dan inulin dalam ubi gembili membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
- Mendukung Daya Tahan Tubuh: Kandungan vitamin C dan mineral lainnya membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
- Mengelola Kadar Gula Darah: Pencernaan yang lambat dari karbohidrat dan serat dalam ubi gembili dapat membantu mengurangi lonjakan kadar gula darah setelah makan.
- Melindungi Sel Tubuh: Senyawa antioksidan dalam ubi gembili membantu melawan radikal bebas dan melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Cara Pengolahan
Ubi gembili dapat diolah menjadi berbagai macam makanan, antara lain:
- Direbus atau Dikukus: Cara yang paling umum dan sederhana untuk menikmati ubi gembili. Setelah matang, ubi gembili memiliki tekstur yang empuk dan rasa gurih alami.
- Digoreng: Potong-potong ubi gembili yang sudah direbus, lalu goreng hingga renyah.
- Dijadikan Bahan Kue: Ubi gembili dapat dihaluskan dan dijadikan bahan dasar untuk membuat berbagai jenis kue, seperti timus, getuk, atau bolu.
- Sebagai Pengganti Nasi: Karena kandungan karbohidratnya yang tinggi, ubi gembili dapat dijadikan alternatif pengganti nasi.
Persebaran dan Budidaya
Ubi gembili banyak tumbuh di daerah pedesaan Indonesia, terutama di Jawa, Bali, Sulawesi bagian selatan, Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara. Tanaman ini biasanya ditanam secara vegetatif melalui umbi batang yang sudah memiliki tunas. Umur panen ubi gembili adalah sekitar 8-9 bulan setelah ditanam.
Meskipun saat ini popularitasnya mulai tergeser oleh tanaman pangan impor seperti singkong dan kentang, ubi gembili masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan kembali sebagai sumber pangan lokal yang bernilai gizi tinggi.
Yuk kita kembali budidayakan ubi gembili sebagai penambah ragam sumber karbohidrat selian beras,jagung dan kentang.(Edy)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....