Sejarah Bakpia Patuk Oleh-Oleh Khas Yogyakarta Populer
- 27 Mar 2026 22:31 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Salah satu oleh-oleh khas Yogyakarta yang cukup populer adalah Bakpia Patuk. Kudapan legit dengan isian kacang hijau ini kini semakin bervariasi dengan berbagai rasa. Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, bakpia patuk mudah dijumpai di banyak gerai dan pusat oleh-oleh. Namun, masyarakat diimbau tetap teliti agar tidak tertipu membeli bakpia patuk palsu.
Mari mengenal sejarah Bakpia Patuk yang menjadi salah satu ikon oleh-oleh khas Yogyakarta, berdasarkan sumber dari laman Kabar Wisata.
Asal Usul
Bakpia Patuk diperkenalkan oleh imigran Tiongkok bernama Tjan Hok Koen yang datang ke Yogyakarta pada 1948. Awalnya, ia berjualan roti dan kue di Gang Lombok. Pada 1951, ia mulai membuat bakpia dengan isian kacang hijau yang kemudian laris di pasaran. Ia juga mengembangkan varian rasa cokelat serta menambahkan ciri khas berupa lapisan gula halus yang menempel pada kulit setelah dikukus.
Asal Nama “Patuk”
Nama “Patuk” berasal dari bahasa Jawa yang berarti “menempel”, merujuk pada gula halus yang melekat pada kulit bakpia dan memberikan sensasi unik saat dikonsumsi.
Perkembangan
Awalnya diproduksi secara kecil, bakpia patuk kini berkembang pesat dan menjadi salah satu oleh-oleh khas Yogyakarta yang terkenal. Selain rasa tradisional kacang hijau dan cokelat, kini tersedia berbagai varian rasa seperti keju, durian, hingga kacang hitam.
Makanan khas merupakan bagian dari jati diri suatu daerah yang berperan mengenalkan identitasnya kepada masyarakat luas, bahkan dunia. Oleh karena itu, pelestarian kuliner tradisional menjadi hal penting agar tidak punah maupun diklaim oleh negara lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....