Oseng Mandai, Olahan Kulit Cempedak yang Menggugah Selera
- 15 Feb 2026 20:18 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Mandai merupakan salah satu kuliner tradisional khas Kalimantan yang terbuat dari kulit buah cempedak. Jika biasanya kulit buah dibuang, masyarakat setempat justru mengolahnya menjadi makanan bercita rasa unik melalui proses fermentasi. Salah satu sajian yang cukup populer adalah oseng mandai.
Mandai dibuat dari kulit cempedak yang dipotong-potong, kemudian direndam bersama garam dalam wadah tertutup selama beberapa waktu. Proses fermentasi ini bisa berlangsung berbulan-bulan, bahkan hingga tahunan, sehingga menghasilkan cita rasa asam dan gurih yang khas.
Setelah difermentasi, mandai dapat diolah dengan berbagai cara, salah satunya ditumis atau dioseng bersama bumbu sederhana seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai. Tambahan irisan cabai merah membuat tampilannya semakin menggoda sekaligus menambah sensasi pedas.
Oseng mandai memiliki tekstur kenyal dengan rasa gurih, asam, dan sedikit manis yang berpadu dalam satu sajian. Aroma khas hasil fermentasi justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner tradisional. Hidangan ini biasanya disajikan sebagai lauk pendamping nasi hangat.
Tak hanya menjadi menu rumahan, oseng mandai kini juga mulai dikenal lebih luas dan kerap hadir dalam berbagai acara atau dijajakan di warung makan. Kehadirannya menjadi bukti kreativitas masyarakat Kalimantan dalam memanfaatkan hasil alam secara maksimal tanpa menyisakan limbah.
Bagi sebagian orang, cita rasa mandai mungkin terasa unik pada suapan pertama. Namun bagi masyarakat lokal, hidangan ini sudah menjadi bagian dari tradisi kuliner turun-temurun yang terus dilestarikan hingga kini.
Melalui oseng mandai, kulit cempedak yang semula dianggap sisa justru berubah menjadi sajian lezat dan bernilai ekonomi. Kuliner khas ini sekaligus memperkaya khazanah makanan tradisional Indonesia yang beragam dan sarat kearifan lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....