Kalangkala, Buah Hutan Musiman Favorit Warga Banjarmasin

  • 14 Des 2025 12:42 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Banjarmasin: Kalangkala merupakan buah eksotis musiman yang berasal dari hutan Kalimantan. Di Kalimantan Selatan, buah ini umumnya tumbuh di wilayah hulu sungai dan hanya dapat ditemukan pada waktu-waktu tertentu saat musimnya tiba.

Buah kalangkala yang telah masak kerap diolah oleh masyarakat sebagai pelengkap hidangan. Olahan tradisional yang populer antara lain asinan, mencoan, serta masakan berkuah yang dikenal dengan sebutan gangan kalangkala atau cacapan kalangkala.

Di Kota Banjarmasin, buah eksotis ini dijual dengan harga yang cukup unik. Kalangkala tidak dipasarkan secara kilogram, melainkan dijual per biji. Hal ini membuat buah hutan tersebut memiliki nilai jual tersendiri di pasaran.

Ati, salah seorang penjual buah kalangkala di Pasar Terapung Sungai Siring, mengatakan buah tersebut dijual dalam satuan ikat berisi sepuluh biji. Menurutnya, harga kalangkala dibanderol mulai dari Rp15.000 per sepuluh biji.

“Bukan per kilo, tapi per biji. Satu ikat isinya sepuluh, harganya Rp15.000,” ujar Ati saat ditemui rri.co.id, Minggu (14/12/2025).

Ati menambahkan, sebelum dikonsumsi, buah kalangkala biasanya direndam terlebih dahulu menggunakan air hangat yang diberi garam. Proses perendaman tersebut dilakukan selama beberapa menit agar rasa buah lebih nikmat saat diolah menjadi asinan atau mencoan.

Untuk cita rasanya, Ati menyebut kalangkala memiliki tekstur lembut dengan rasa yang menyerupai buah alpukat. Keunikan rasa dan cara pengolahan tradisional tersebut membuat kalangkala tetap diminati masyarakat, meski hanya tersedia secara musiman.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....