Sayur Pakis Liar Kubar Kian Diburu Pembeli
- 27 Jul 2025 12:56 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar : Selain genjer yang hidup liar di rawa-rawa, wilayah Kabupaten Kutai Barat juga dikenal dengan keberadaan sayur pakis, baik jenis hijau maupun merah, yang tumbuh alami di kebun-kebun masyarakat. Sayuran ini belum banyak dibudidayakan, namun tetap menjadi incaran sejumlah konsumen karena keunikannya.
Harga sayur pakis tergolong tinggi dibandingkan sayuran umum seperti bayam dan kangkung. Jika bayam dan kangkung dijual sekitar Rp5 ribu untuk dua ikat, maka satu ikat pakis hijau bisa mencapai harga yang sama. Untuk jenis pakis merah dengan ikatan yang lebih besar, harganya bahkan bisa mencapai Rp10 ribu.
“Pakis Rp5 ribu per ikat, kalau pakis merah ikatan besar Rp10 ribu,” ujar Tomo, penjual sayur di Pasar Jaras, Barong Tongkok, Kutai Barat, saat ditemui RRI pada Jumat (25/5/2025).
Selain pakis, Tomo juga menjual beberapa jenis sayuran liar lain seperti daun pare hutan, labu, dan terong pipit. Meski tidak selalu diminati, jenis-jenis sayur ini tetap dicari dalam kondisi tertentu, terutama oleh konsumen yang menyukai masakan tradisional atau ingin mencoba bahan alami dari alam sekitar.
Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi sayuran liar masih terbuka luas di Kutai Barat. Jika dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin sayuran tersebut bisa menjadi komoditas unggulan lokal yang bernilai ekonomi tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....