Segar dan Kaya Nutrisi, Ini Manfaat Kedondong untuk Kesehatan
- 18 Agt 2026 10:26 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Buah kedondong (Spondias dulcis) selama ini identik sebagai bahan utama sajian rujak atau asinan karena rasanya yang masam dan segar. Di balik tekstur dagingnya yang renyah dan berserat, buah tropis ini rupanya menyimpan segudang nutrisi penting yang sangat efektif untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh.
Journal of Pharmacy and Pharmacology Salah satu keunggulan utama kedondong adalah kandungan vitamin C dan antioksidannya yang melimpah. Vitamin C berperan penting dalam meningkatkan produksi sel darah putih untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan infeksi. Selain itu, antioksidan di dalamnya membantu menangkal radikal bebas yang berpotensi merusak sel-sel tubuh dan memicu peradangan.
Tidak hanya pendukung imun, kedondong juga sangat baik untuk sistem pencernaan dan kesehatan jantung. Kandungan serat pangan yang tinggi pada buah ini membantu melancarkan pergerakan usus, mengatasi sembelit, serta memberikan rasa kenyang lebih lama. Ditambah lagi, kehadiran kalium dan serat alami membantu mengontrol kadar kolesterol serta menjaga tekanan darah tetap stabil.
Bagi kesehatan organ penglihatan dan kulit, kedondong menawarkan nutrisi berupa vitamin A. Kombinasi vitamin A dan C dalam buah ini bekerja sinergis menjaga elastisitas kulit sekaligus melindungi kesehatan mata dari risiko degenerasi dini. Memasukkan kedondong ke dalam menu harian bisa menjadi cara lezat untuk melengkapi kebutuhan gizi keluarga.
Tips Memaksimalkan Manfaat Buah Kedondong
- Pilih Buah yang Tepat: Pilih kedondong segar bertekstur kencang dengan warna hijau muda atau kekuningan untuk mendapatkan kadar vitamin C dan rasa yang seimbang.
- Batasi Garam dan Pemanis: Hindari mengonsumsi kedondong dengan tambahan garam dapur atau gula berlebih agar manfaat kesehatan jantung dan metabolisme tidak berkurang.
- Cuci hingga Bersih: Cuci bersih buah di bawah air mengalir sebelum dikupas untuk membuang sisa kotoran maupun getah yang menempel pada kulit luar.
- Olah Menjadi Jus Alami: Jika kurang menyukai tekstur seratnya yang tajam, blender kedondong bersama sedikit air dan tambahkan madu murni tanpa menyaring seratnya.
- Hindari Konsumsi Saat Perut Kosong: Bagi pemilik riwayat asam lambung atau maag, konsumsi kedondong setelah makan untuk mencegah iritasi akibat rasa asam alaminya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....