Pertolongan Pertama Gigitan Ular yang Wajib Diketahui

  • 28 Apr 2026 10:08 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Kasus gigitan ular masih kerap terjadi di berbagai daerah, termasuk di Sendawar. Sayangnya, tidak semua orang memahami cara pertolongan pertama yang tepat. Kepanikan sering kali justru memperburuk kondisi korban, karena dapat mempercepat penyebaran racun dalam tubuh. Padahal, penanganan awal yang benar sangat penting untuk memperlambat efek bisa ular sebelum korban mendapatkan perawatan medis.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan membatasi gerakan korban. Aktivitas berlebih dapat mempercepat aliran darah sehingga racun lebih cepat menyebar. Selain itu, segera lepaskan aksesori atau pakaian ketat di sekitar area gigitan, karena bagian tubuh tersebut berpotensi mengalami pembengkakan. Posisi bagian yang tergigit juga sebaiknya dijaga lebih rendah dari jantung untuk membantu memperlambat penyebaran racun.

Selanjutnya, lakukan imobilisasi atau membuat bagian tubuh yang tergigit tetap tidak bergerak, seperti penanganan pada patah tulang. Gunakan alat sederhana seperti kayu atau kardus sebagai penyangga. Jika gigitan terjadi di kaki, korban tidak boleh berjalan sendiri dan harus dibantu untuk dibawa ke tempat aman. Luka juga dapat dibersihkan dengan air mengalir dan sabun, namun hindari menggosok terlalu keras agar tidak memperparah kondisi.

Langkah paling penting adalah segera membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan medis dengan pemberian serum anti bisa ular menjadi satu-satunya cara efektif untuk menetralisir racun. Semakin cepat korban mendapatkan penanganan, semakin besar peluang untuk selamat dan terhindar dari komplikasi serius.

Selain itu, jika memungkinkan, catat waktu kejadian dan ciri-ciri ular yang menggigit, seperti warna atau bentuknya. Informasi ini sangat membantu tenaga medis dalam menentukan jenis serum yang tepat. Namun, jangan mengambil risiko dengan mencoba menangkap ular—cukup amati dari jarak aman.

Ada beberapa tindakan yang harus dihindari karena justru berbahaya, seperti mengikat luka terlalu kencang, menyayat atau memotong luka, menyedot racun dengan mulut, hingga memberikan alkohol atau kopi. Cara-cara tersebut tidak efektif dan dapat memperparah kondisi, bahkan berisiko menyebabkan kerusakan jaringan.

Segera cari bantuan medis jika muncul gejala seperti pembengkakan hebat, nyeri intens, luka melepuh, gangguan penglihatan, sesak napas, atau muntah. Berdasarkan sumber seperti Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, kecepatan penanganan menjadi faktor utama keselamatan korban. Ingat, serum anti bisa ular adalah penawar paling efektif, sehingga waktu menuju rumah sakit menjadi kunci utama penyelamatan nyawa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....