Kasus Stunting di Kampung Batu Majang Mahulu Bertambah di Awal 2026

  • 25 Feb 2026 11:09 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Long Bagun - Jumlah anak terdata stunting di Kampung Batu Majang, Kabupaten Mahakam Ulu, mengalami peningkatan pada awal 2026. Jika pada 2025 tercatat lima anak, kini bertambah menjadi tujuh anak yang masih dalam pemantauan posyandu.

Ketua Posyandu Kampung Batu Majang, Dewi Riana, mengatakan sebagian besar anak yang terdata merupakan kasus sebelumnya. Namun ada juga anak yang sebelumnya tidak terhitung karena tidak hadir saat kegiatan penimbangan bulanan.

Upaya penanganan dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT) yang bersumber dari puskesmas. Bantuan tersebut diantarkan langsung ke rumah anak yang masuk dalam daftar stunting agar tepat sasaran.

Selain itu, pemantauan tumbuh kembang dilakukan setiap bulan melalui penimbangan berat badan dan pengukuran lingkar kepala. Namun tingkat kehadiran masyarakat masih rendah karena sebagian besar warga bekerja di ladang dan tidak selalu berada di kampung saat jadwal posyandu.

“Untuk 2025 ada lima anak, awal tahun ini menjadi tujuh anak. Tantangan kami kehadiran masyarakat masih kurang, ditambah faktor ekonomi keluarga yang memengaruhi asupan gizi anak,” ujar Dewi Riana kepada rri.co.id, pada Rabu, 25 Februari 2026.

Ia berharap ke depan kesadaran orang tua semakin meningkat untuk rutin membawa anak ke posyandu. Dukungan pemerintah kampung juga diharapkan kembali optimal agar program pencegahan stunting dapat berjalan lebih maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....