Ketahui Kandungan Zat Sianida pada Daun Singkong
- 20 Feb 2026 15:46 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Daun singkong mengandung senyawa glikosida sianogenik, seperti linamarin dan lotaustralin, yang dapat melepaskan asam sianida (HCN). Jika tidak diolah dengan benar, daun singkong berpotensi menjadi racun bagi tubuh. Kandungan sianida tersebut merupakan mekanisme pertahanan alami tanaman untuk melawan hama dan predator.
Bagi masyarakat yang gemar mengonsumsi daun singkong, penting untuk memahami kandungan sianida di dalamnya. Berikut sejumlah poin penting terkait kandungan sianida pada daun singkong berdasarkan berbagai sumber ilmiah:
Variasi Kandungan
Kadar sianida pada tanaman singkong, termasuk daunnya, bervariasi tergantung jenis atau varietasnya. Singkong pahit umumnya memiliki kadar sianida lebih tinggi dibandingkan singkong manis.
Lebih Tinggi pada Daun
Sejumlah penelitian menyebutkan kadar sianida pada daun singkong dapat lebih tinggi dibandingkan umbinya. Sebagai contoh, dua gram daun singkong dapat mengandung sekitar 149,4 ppm sianida, sedangkan dua gram umbi singkong mengandung sekitar 118,9 ppm.
Gejala Keracunan
Konsumsi daun singkong dengan kadar sianida tinggi dapat menyebabkan keracunan. Gejalanya antara lain napas cepat, denyut jantung meningkat, sakit kepala, nyeri perut, muntah, dan diare. Dalam kasus berat, keracunan sianida dapat berakibat fatal.
Ambang Batas Aman
World Health Organization (WHO) menetapkan ambang batas aman kandungan sianida dalam produk singkong yang layak dikonsumsi adalah kurang dari 10 ppm atau 10 mg/kg.
Pengolahan untuk Mengurangi Sianida
Kadar sianida pada daun singkong dapat dikurangi secara signifikan melalui pengolahan yang tepat, di antaranya:
Pencucian dan Perendaman
Sianida bersifat mudah larut dalam air dan mudah menguap. Mencuci serta merendam daun singkong dalam air bersih dapat membantu mengurangi kadar sianida. Penambahan garam saat perendaman juga dinilai lebih efektif dalam membantu proses pelarutan.
Perebusan atau Pemasakan
Merebus daun singkong hingga matang dapat menurunkan kadar sianida hingga 50 persen atau lebih. Pastikan daun benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
Dengan pengolahan yang tepat, daun singkong tetap aman dan bernilai gizi. Setelah direbus hingga matang, daun dapat dibilas dengan air bersih, diperas, lalu diolah menjadi berbagai hidangan, seperti tumis pedas, lalapan, atau sayur bersantan. Proses yang benar akan memastikan daun singkong aman sekaligus tetap lezat untuk dikonsumsi. (Edy)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....