DKPP Mahulu Ajukan Tambahan Vaksin Rabies ke Provinsi
- 28 Jan 2026 15:06 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mahakam Ulu terus memperkuat langkah pencegahan penularan rabies. Salah satu upaya yang dilakukan dengan mengajukan permohonan penambahan vaksin rabies kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Permohonan tersebut diajukan untuk memastikan ketersediaan vaksin mencukupi kebutuhan di lapangan. Hal ini penting guna mendukung program vaksinasi hewan secara berkelanjutan, terutama di wilayah rawan.
Selain pengadaan vaksin, standar operasional prosedur (SOP) penanganan rabies juga telah disiapkan. SOP tersebut disusun bersama dinas terkait agar penanganan kasus dapat dilakukan secara cepat dan terukur.
Kepala Bidang Perikanan, Peternakan, dan Perkebunan DKPP Mahakam Ulu, Jimmy Herman, mengatakan langkah preventif menjadi fokus utama pemerintah daerah. “Pengajuan tambahan vaksin rabies ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pencegahan di tingkat lapangan,” ujarnya, Rabu, 28 Januari 2026.
Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor sangat diperlukan dalam implementasi SOP penanganan rabies. Petugas di lapangan diharapkan dapat bertindak sesuai prosedur saat menemukan kasus gigitan atau dugaan rabies.
Menurut Jimmy, pencegahan rabies tidak hanya bergantung pada pemerintah. “Kami berharap langkah preventif ini mampu menekan risiko penularan rabies sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan dan hewan peliharaan,” katanya.
Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan, khususnya di wilayah perkampungan dan perbatasan. Warga diimbau untuk rutin memvaksin hewan peliharaan serta segera melapor jika terjadi kasus gigitan.
Dengan dukungan vaksin yang memadai dan SOP yang jelas, Pemkab Mahakam Ulu optimistis penanganan rabies dapat berjalan efektif. Upaya ini diharapkan mampu melindungi kesehatan masyarakat dan mencegah penyebaran penyakit secara lebih luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....