Waspada Boraks pada Makanan: Kenali Ciri dan Bahayanya
- 21 Jan 2026 19:44 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Masyarakat diminta untuk lebih jeli dalam memilih bahan pangan menyusul masih ditemukannya penggunaan boraks sebagai pengawet ilegal pada makanan. Boraks atau natrium tetraborat sebenarnya merupakan bahan kimia industri yang dilarang keras digunakan dalam pangan karena sifatnya yang toksik dan akumulatif bagi organ dalam manusia.
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Penggunaan zat berbahaya ini sering ditemukan pada produk seperti bakso, mi basah, hingga kerupuk guna memberikan tekstur yang lebih kenyal dan daya simpan yang lebih lama. Namun, konsumsi jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan serius pada ginjal, hati, hingga meningkatkan risiko kanker akibat penumpukan residu kimia di dalam sel tubuh.
Ciri-Ciri Makanan Mengandung Boraks
Agar terhindar dari bahaya kesehatan, perhatikan ciri-ciri fisik makanan yang diduga mengandung boraks berikut:
1. Tekstur Sangat Kenyal: Makanan terasa sangat kenyal atau membal saat ditekan dan tidak mudah hancur.
2. Warna Lebih Mencolok: Warna makanan cenderung lebih putih bersih atau sangat terang dibanding warna aslinya.
3. Daya Tahan Tidak Wajar: Tidak mudah basi atau rusak meskipun disimpan lebih dari dua hari dalam suhu ruangan.
4. Aroma Kimia: Terkadang tercium aroma menyengat yang samar, bukan aroma alami dari daging atau tepung.
Efek Samping bagi Kesehatan
Efek samping yang ditimbulkan mulai dari gejala akut seperti mual, muntah, dan diare, hingga efek kronis yang lebih berbahaya. Paparan boraks secara terus-menerus dapat mengganggu sistem reproduksi, memicu gangguan sistem saraf pusat, dan menyebabkan kegagalan fungsi organ vital secara permanen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....