Sebanyak 22 Inovator Ramaikan Gelar TTG Kaltim 2026 di Kutai Barat
- 21 Jul 2026 14:45 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Kabupaten Kutai Barat resmi menjadi tuan rumah Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026. Kegiatan yang mengangkat tema "Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Kemandirian dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kalimantan Timur" diikuti delegasi dari sembilan kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur serta menghadirkan 22 inovator yang menampilkan berbagai karya teknologi tepat guna.
Gelar TTG XII dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Siti Sugiyanti, mewakili Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud.
Kegiatan ini menjadi ajang menampilkan inovasi teknologi, lomba Teknologi Tepat Guna, pameran produk unggulan daerah, serta olahan khas dari masing-masing kabupaten dan kota.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengatakan kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Kutai Barat. Ia menyambut seluruh peserta dan tamu undangan yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.
Menurut Edwin, Gelar TTG bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi wadah bertemunya berbagai gagasan inovatif, kreatif, dan aplikatif yang lahir dari kebutuhan masyarakat.
"Teknologi tepat guna memegang peranan penting dalam menjembatani modernisasi dengan kearifan lokal. Inovasi yang ditampilkan para peserta diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat dan memperkuat ekonomi berbasis potensi daerah," ujarnya saat acara pembukaan di Taman Budaya Sendawar, Selasa 21 Juli 2026.
Edwin berharap kegiatan ini mampu memperkuat pengembangan teknologi pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM. Menurutnya, kreativitas para inovator menjadi kunci percepatan pembangunan dan peningkatan daya saing Kalimantan Timur.

Sementara itu, Kepala DPMPD Provinsi Kalimantan Timur Siti Sugiyanti mengatakan Gelar TTG menjadi momentum memperkuat budaya inovasi sekaligus mempercepat pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.
Ia menjelaskan, pembangunan desa saat ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, "tetapi juga pada penguatan ekonomi melalui pemanfaatan potensi lokal yang didukung teknologi tepat guna," katanya.
Karena itu, karya-karya inovasi yang dipamerkan diharapkan tidak berhenti sebagai hasil lomba, tetapi dapat diterapkan, diproduksi, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Selain menjadi ajang kompetisi, Gelar TTG XII juga menjadi ruang kolaborasi antardaerah. Para inovator, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dapat saling bertukar pengalaman, memperluas jejaring, serta mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat juga mengajak seluruh delegasi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal potensi budaya, pariwisata, dan produk unggulan daerah. Diharapkan kegiatan ini semakin mempererat sinergi antarwilayah sekaligus melahirkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....