OpenAI Merilis Seri Terbaru AI GPT-4.1
- 17 Apr 2025 11:34 WIB
- Sendawar
KBRN,Sendawar : OpenAI telah meluncurkan beberapa seri AI terbaru buatan mereka, berupa seri GPT-4.1, yang mencakup tiga varian: GPT-4.1, GPT-4.1 mini, dan GPT-4.1 nano. Model-model ini menjanjikan peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya, GPT-4o dan GPT-4o mini, khususnya dalam kemampuan pengkodean atau coding. Namun, akses ke model-model ini terbatas kepada para pengembang melalui antarmuka pemrograman aplikasi (API), karena tidak akan tersedia melalui ChatGPT.
Dilansir dari bleepingcomputer.com, seri GPT-4.1 baru OpenAI dirancang khusus untuk tugas-tugas coding yang kompleks. OpenAI menyoroti beberapa peningkatan dibandingkan model-model GPT-4o sebelumnya, termasuk metrik kinerja yang ditingkatkan, jendela konteks yang lebih besar, dan harga yang lebih kompetitif.
Dalam hal kinerja, model GPT-4.1 mencapai skor yang mengesankan sebesar 54,6 persen pada benchmark SWE-bench, melampaui GPT-4o dan GPT-4.5 yang baru dirilis. Hal ini memposisikan GPT-4.1 sebagai model teratas OpenAI untuk aplikasi terkait coding. Selain itu, model ini memperoleh skor 38,3 persen pada benchmark MultiChallenge untuk pelaksanaan instruksi atau instruction adherence dan 72 persen pada benchmark Video-MME dalam memahami konteks multimodal yang panjang. Setiap model dalam seri GPT-4.1 mendukung jendela konteks hingga satu juta token, yang meningkatkan kegunaannya bagi pengembang.
Meskipun model GPT-4.1 menonjol sebagai seri unggulan, GPT-4.1 mini juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan GPT-4o. OpenAI mengklaim bahwa varian mini mengurangi latensi hingga 50 persen dan 83 persen lebih murah daripada pendahulunya. Hal ini menjadikannya pilihan yang menarik bagi pengembang yang mencari efisiensi tanpa mengorbankan kinerja.
Model nano GPT-4.1 dirancang khusus untuk tugas-tugas dengan latensi rendah, dengan skor 80,1 persen pada benchmark MMLU, 50,3 persen pada GPQA, dan 9,8 persen pada benchmarkcoding poliglot Aider. OpenAI menegaskan bahwa model nano mengungguli GPT-4o mini, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi. Kemampuan instruction adherence yang ditingkatkan dan jendela konteks yang diperluas semakin memposisikan model-model ini sebagai opsi yang layak untuk mendukung AI tingkat lanjut.
Dalam hal harga, model GPT-4.1 tersedia dengan harga $2 (sekitar Rp34.000) per 1 juta input token dan $8 (sekitar Rp136.000) per 1 juta output token. Varian mini dibanderol dengan harga $0,40 (sekitar Rp6.800) per 1 juta token input dan $1,60 (sekitar Rp27.000) per 1 juta output token, sedangkan model nano adalah yang paling ekonomis dengan harga $0,10 (sekitar Rp1.700) per 1 juta input token dan $0,40 (sekitar Rp6.800) per 1 juta output token.
Penting untuk dicatat bahwa seri GPT-4.1 hanya dapat diakses oleh pengembang melalui API, sehingga membatasi ketersediaannya untuk kelompok tertentu. Namun, OpenAI telah mengindikasikan bahwa kemajuan yang terlihat pada model GPT-4.1 pada akhirnya akan diintegrasikan ke dalam versi terbaru GPT-4o, yang tetap tersedia melalui ChatGPT. Transisi ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengguna ChatGPT dapat memperoleh manfaat dari peningkatan terbaru dalam teknologi AI.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....