Intip Peluang dan Proyek Investasi Strategis di IKN

  • 25 Mei 2025 21:53 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Nusantara : Investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menarik perhatian, baik dari dalam maupun luar negeri. Sebab, IKN bukan sekadar proyek pemindahan ibu kota, melainkan bagian dari visi besar Indonesia untuk membangun kota pintar, hijau, dan berkelas dunia.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa hingga April 2025, total investasi swasta yang sudah masuk ke IKN mencapai Rp62 triliun dari 42 perusahaan, dan angkanya terus bertambah.

“Dalam dua minggu saja sudah ada beberapa investor baru yang masuk, dari luar negeri maupun lokal. Investor asing seperti Ayedh Dejem Group dari Uni Emirat Arab sudah bergabung. Selain itu, ribuan pengembang properti dari REI juga siap berinvestasi di IKN. Hari ini, kami menandatangani PKS dengan enam perusahaan senilai Rp3,55 triliun,” ungkap Basuki di Kantor Otorita IKN, Rabu (21/5/2025).

Basuki bahkan menyebut dirinya kini bertindak sebagai "marketing officer" IKN, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memfasilitasi investasi.

Sektor Investasi Menarik di IKN

Otorita IKN telah menyusun berbagai peluang investasi strategis di beragam sektor penting. Berikut daftar sektor unggulan:

• Properti: Pembangunan apartemen, hotel, perumahan, perkantoran, pusat belanja, hingga area kuliner.

• Infrastruktur: Jalan, jembatan, dan fasilitas penunjang lainnya. Proyek jalan di zona KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) senilai triliunan rupiah tengah berjalan. Bandara Internasional Nusantara (BIN) juga sedang disiapkan dengan landasan pacu 3.000 meter.

• Pendidikan: Pembangunan sekolah internasional seperti AIS Nusantara dan SMA Taruna Nusantara.

• Pariwisata & Perhotelan: Pembangunan hotel bintang lima, seperti milik PT Makmur Berkah Hotel (MBH) yang bekerja sama dengan Marriott International.

• Kesehatan: Pembangunan rumah sakit dan fasilitas kesehatan modern.

• Energi & Lingkungan: Proyek energi hijau dan keberlanjutan, seperti pusat riset green energy milik Pertamina.

• Industri & Teknologi: Hilirisasi mineral, industri teknologi tinggi, dan infrastruktur kota pintar.

• Pangan & Pertanian: Pengembangan sektor pangan yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan IKN.

Untuk mendorong masuknya lebih banyak investasi, pemerintah menyediakan beragam insentif, antara lain:

• Tax Holiday: Pengurangan Pajak Penghasilan Badan hingga puluhan tahun untuk investasi dengan nilai minimal tertentu.

• Super Tax Deduction: Potongan pajak tambahan untuk biaya riset atau pendidikan vokasi.

• Bea Masuk Impor: Bebas atau pengurangan bea masuk untuk barang modal dan bahan baku.

• PBB: Potensi pembebasan atau pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan untuk jangka waktu tertentu.

Kemudahan Perizinan dan Kepastian Regulasi

Seluruh proses perizinan kini dilakukan secara terpusat melalui Otorita IKN lewat sistem Online Single Submission (OSS). Ada juga Satuan Tugas Investasi dan Perizinan yang siap memandu dan mempercepat proses.

“Pemerintah juga menjamin kepastian hukum dan stabilitas regulasi. Selain itu, infrastruktur dasar terus dibangun agar investor bisa langsung memulai proyek,” kata Basuki, yang juga mantan Menteri PUPR.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....