Basuki Buka Peluang Investasi Properti di IKN

  • 17 Mei 2025 18:51 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Nusantara : Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, membuka peluang besar bagi para pengusaha properti dengan menawarkan 16 bidang lahan siap bangun di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), IKN.

“Lahan ini sudah bebas dari segala beban dan siap dibangun. Untuk infrastruktur seperti jalan sudah kami siapkan, dan pada 2025 akan diaspal dan diperkuat dengan beton,” ujar Basuki saat menyampaikan pemaparan di hadapan lebih dari 1.000 pengusaha properti yang tergabung dalam Realestat Indonesia (REI) di Kantor Kemenko 3, IKN, Jumat (16/5/2025).

Basuki menambahkan, lahan yang ditawarkan mencakup area hunian dan komersial, perdagangan, mall dengan pengelolaan langsung dari Otorita IKN. HGB-nya bersifat fleksibel, termasuk kemungkinan proses balik nama yang mudah.

“Jadi ini adalah peluang bisnis di IKN yang bisa diambil oleh REI. Lahannya ini sudah clean and clear,” ujarnya.

Sementara itu antusiasme tinggi ditunjukkan para pengembang yang tergabung dalam asosiasi pengembang REI. Ketua Umum DPP REI, Joko Purwanto, mengatakan ada lebih dari seribu anggota REI dari seluruh Indonesia yang dating langsung ke IKN. Selain merayakan HUT ke-53 di IKN, kadatangan para pengusaha properti ini merupakan bukti keseriusan REI mendukung pembangunan IKN.

“Acara ini memberikan energi baru bagi kami, bukan hanya untuk berinvestasi, tapi juga untuk berkolaborasi membangun masa depan IKN. Karena ini bukan sekadar proyek, tapi masa depan Indonesia,” tegas Joko.

Ia menekankan pentingnya peran sektor properti dalam pertumbuhan ekonomi nasional. REI, lanjutnya, akan terus mendukung program penyediaan rumah, termasuk program tiga juta rumah subsidi yang diusung Presiden Prabowo.

“Kalau ini terwujud, akan membuka jutaan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi desa lewat UMKM dan industri terkait,” ujarnya.REI juga menegaskan komitmennya menjadi tulang punggung pembangunan perumahan nasional.

“Dengan sinergi bersama pemerintah, kami akan pastikan program ini berjalan mulus dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Joko.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Bang Ara, menjanjikan iklim bisnis properti yang bersih, transparan, dan bebas pungli.

“Kami tidak sekadar minta-minta investasi. Kami ingin membangun reputasi. Mana mungkin orang mau berinvestasi kalau pengelolanya tidak dipercaya? Nomor satu itu kepercayaan. Nomor dua, pelayanan. Jangan ada pungli-pungli,” tegasnya.

Maruarar bahkan secara terbuka memberikan nomor pribadinya sebagai bentuk transparansi. “Kalau ada oknum di kementerian kami yang memperlambat proses, padahal izinnya sudah lengkap, silakan telepon saya langsung. Saya akan selesaikan secepatnya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengembang properti yang bertanggung jawab akan diberi karpet merah.

“Kalian ini pencipta lapangan kerja, pembayar pajak. Jangan dipersulit. Di zaman saya, pengembang yang jujur dan profesional pasti kami dukung sepenuhnya, kami kasi karpet merah,” lanjut Ara.

Terkait pembangunan infrastruktur hunian di IKN, Maruarar melaporkan bahwa dari 47 tower rumah susun yang direncanakan, 27 tower telah rampung. Tahun ini, sebanyak 20 tower tambahan akan dibangun.

“Pak Basuki adalah senior kami, dan beliau ini tangannya dingin. Kita yakin IKN akan maju dan sukses di bawah kepemimpinannya,” kata Maruarar.

Namun ia mengingatkan pentingnya perencanaan yang matang agar proyek tidak berujung mangkrak.

“Saya pelajari banyak rumah susun di Indonesia yang kosong dan terbengkalai. Di IKN, itu tidak boleh terjadi. Saya yakin, dengan persiapan yang jelas, semuanya bisa berjalan baik,” ungkapnya.

Ia juga meminta agar pembangunan rusun tidak hanya untuk ASN, TNI, dan POLRI, tetapi juga dialokasikan bagi masyarakat umum.

“Kita harus bangun dari bawah, demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” tegasnya.

Dengan berbagai insentif, kepastian hukum, dan dukungan lintas sektor, Ibu Kota Nusantara kini siap menjadi magnet investasi properti terbesar di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....