Bupati Kubar Minta Rekonstruksi Jalan Sekaligus Atasi Drainase dan Genangan

  • 30 Sep 2026 05:12 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Rencana rekonstruksi sejumlah ruas jalan di kawasan Kota Sendawar, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), diminta sekaligus memperhatikan sistem drainase.

Pemerintah daerah tidak ingin pembangunan badan jalan dilakukan tanpa solusi terhadap persoalan aliran air yang berpotensi memicu kerusakan maupun genangan.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Bupati Kubar, Frederick Edwin saat mengevaluasi Presentasi Rencana Rekonstruksi Jalan di ruang koordinasi Kantor Bupati, Selasa, 29 September 2026 sore.

Edwin meminta perencanaan drainase, gorong-gorong dan outlet disusun berdasarkan kajian teknis serta kondisi aliran air di lapangan. Komponen tersebut dinilai tidak dapat dipisahkan dari perencanaan konstruksi jalan.

“Jangan sampai pembangunan jalan hanya memperhatikan badan jalan, tetapi persoalan drainase dan aliran air tidak ditangani. Semua harus direncanakan secara terpadu agar jalan tidak mudah rusak dan kawasan sekitar terhindar dari genangan,” kata Edwin.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan sekitar RSUD Linggang Mangku Jaya. Di wilayah tersebut masih ditemukan genangan ketika curah hujan tinggi sehingga membutuhkan solusi teknis yang sesuai dengan kondisi setempat.

Pemkab juga meminta evaluasi dilakukan terhadap ruas Simpang Belawa hingga Hotel Amar. Sejumlah bagian jalan pada ruas tersebut masih mengalami kerusakan sehingga bentuk penanganannya perlu ditentukan berdasarkan pemeriksaan teknis.

“Pilihan penanganan dapat berupa overlay, rekonstruksi, peninggian badan jalan maupun metode lainnya. Penyebab kerusakan juga dijelaskan agar tindakan yang dipilih benar-benar sesuai dengan persoalan yang terjadi di lapangan,” ujarnya.

Selain aspek teknis, persoalan sosial di sepanjang trase jalan turut menjadi perhatian. Sekretariat Daerah diminta membantu memfasilitasi penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan pemilik lahan maupun pelaku usaha agar tidak menghambat pembangunan.

Bupati berharap perencanaan yang disusun mampu menghasilkan infrastruktur jalan yang aman dan nyaman sekaligus memiliki sistem pengendalian air yang memadai. Penyelesaian persoalan jalan dan drainase secara terpadu diharapkan dapat mengurangi potensi kerusakan serta genangan di kawasan perkotaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....