Peduli Pelestarian Pesut Mahakam,Pemkab Kubar Tanam Bibit Aren
- 31 Jul 2026 15:16 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Sebagai upaya pelestarian populasi pesut Mahakam Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon aren di Kecamatan Penyinggahan kampung Minta, Kamis 30 Juli 2026.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan kegiatan penanaman aren merupakan langkah nyata dalam menjawab tantangan pelestarian lingkungan yang dihadapi masyarakat, khususnya di wilayah Penyinggahan yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Pengembangan komoditas aren diharapkan menjadi alternatif usaha yang ramah lingkungan sehingga mampu menjaga keseimbangan ekosistem sungai tanpa mengurangi kesejahteraan masyarakat.
Kampung Minta dan Kampung Loa Deras dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan kawasan penting habitat Pesut Mahakam sekaligus termasuk Kawasan Hidrologis Gambut (KHG). Oleh sebab itu, setiap upaya pelestarian yang dilakukan di wilayah tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat.
"Penanaman bibit pohon aren tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan terus dirawat dan dikembangkan sebagai upaya bersama menjaga ekosistem sungai, kawasan gambut, dan habitat Pesut Mahakam," ucap Bupati.
Ia menegaskan bahwa penanaman pohon aren memiliki manfaat yang luas, di antaranya mendukung perlindungan Hutan Kahoi, menjaga fungsi resapan air di kawasan gambut, serta memperkuat kelestarian keanekaragaman hayati.
Selain itu, pengembangan tanaman aren juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui usaha produktif yang berkelanjutan dan selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan.
Lebih lanjut, Frederick Edwin menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, WWF Indonesia, pemerintah kampung, kelompok tani, serta seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dan partisipasi aktif semua pihak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....