Bupati Kubar Tekankan Peran Bunda Literasi dalam Membangun Generasi Cerdas

  • 31 Mei 2026 19:29 WIB
  •  Sendawar

RI.CO.ID, Sendawar - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menilai penguatan budaya literasi harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Bupati Kubar, Frederick Edwin, mengatakan keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah dan tenaga pendidik, tetapi juga oleh keterlibatan keluarga dalam membangun kebiasaan membaca, belajar, dan berpikir kritis.

Menurutnya, kehadiran Bunda Literasi memiliki peran strategis dalam mendorong tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat, terutama dalam memberikan contoh yang baik bagi anak-anak dan keluarga.

“Bunda Literasi diharapkan menjadi role model bagi keluarga dan masyarakat, serta mampu menggerakkan berbagai elemen untuk menciptakan generasi yang cerdas dan kreatif,” kata Bupati Edwin, Minggu 31 Mei 2026.

Ia menilai literasi tidak lagi dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, mengembangkan pengetahuan, serta memanfaatkan berbagai sumber belajar secara positif.

Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat, masyarakat dituntut memiliki kemampuan literasi yang baik agar mampu menyaring informasi secara bijak dan terhindar dari berbagai informasi yang menyesatkan.

“Karena itu, peran keluarga menjadi sangat penting dalam menanamkan kebiasaan membaca dan belajar sejak dini, karena lingkungan rumah sebagai ruang pertama yang membentuk minat baca dan rasa ingin tahu anak,” ujarnya.

Selain keluarga, Bupati juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari sekolah, perpustakaan, komunitas, hingga organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama membangun ekosistem literasi yang kuat di Kutai Barat.

Menurutnya, gerakan literasi akan berjalan lebih efektif apabila didukung kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga atau instansi semata.

Ia daerah berharap upaya peningkatan budaya literasi dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga kreatif, inovatif, serta mampu beradaptasi menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....