Pengadaan Mobil Baru Ditolak sejak Awal, Bupati Kubar Utamakan Efisiensi Anggaran
- 26 Mar 2026 14:15 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Bupati Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin, secara tegas menolak pengadaan mobil dinas mewah jenis Land Cruiser 300 GR senilai Rp3 miliar, pada Januari 2026.
Keputusan ini diambil sejak awal, sebagai bagian dari komitmen efisiensi anggaran, sehingga dapat dipastikan rencana tersebut tidak akan berlanjut.
Kepala Bagian Umum Setdakab Kubar, Sulhendi, membenarkan kendaraan tersebut sempat dianggarkan untuk operasional tamu pejabat pada akhir tahun anggaran 2025. Namun, Bupati menegaskan pengadaan tidak akan dilanjutkan karena prioritas anggaran adalah kepentingan masyarakat.
“Ada memang dianggarkan (mobil dinas Rp3 miliar), tapi pak bupati menolak karena efisiensi anggaran,” ujar Sulhendi, Rabu 25 Maret 2026.
Diketahui sebelumnya, Bupati Frederick Edwin juga menegaskan tidak akan menggunakan mobil baru. Kendaraan yang dipakai saat ini masih layak dan merupakan kelanjutan dari mobil dinas periode sebelumnya.
“Kalau saya tidak ada pengadaan mobil baru. Kendaraan yang saya pakai sekarang juga masih layak dan itu hanya melanjutkan mobil dinas yang sudah digunakan pada periode sebelumnya,” kata Bupati beberapa waktu lalu.
Keputusan ini diambil untuk memastikan penggunaan APBD Kubar difokuskan pada prioritas yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Mengingat daerah kita juga sedang merasakan efisiensi anggaran, saya memutuskan tetap memakai mobil yang ada agar penggunaan APBD benar-benar bisa diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat Kubar,” ucap Bupati.
Anggaran yang sempat disiapkan kini dialihkan sepenuhnya untuk program prioritas daerah, terutama yang berkaitan dengan pembangunan dan layanan dasar masyarakat.
Namun saat ini tengah dalam proses pergeseran APBN 2016. Langkah ini memastikan tidak ada lagi polemik terkait rencana pengadaan kendaraan di Bumi Tanaa Purai Ngerimaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....