DPRD Mahulu Kawal Percepatan Penerapan Program Makan Bergizi Gratis
- 30 Sep 2026 09:43 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - DPRD Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menargetkan manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Mahulu. Pengawasan maksimal akan dilakukan agar pelaksanaan program tersebut nantinya tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mahulu untuk merumuskan langkah percepatan penerapan program MBG di daerah.
“Dalam waktu dekat kita akan berkoordinasi bersama pemerintah daerah untuk merumuskan percepatan penerapan Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Mahakam Ulu ini,” kata Devung, Rabu, 30 September 2026.
Menurutnya, koordinasi menjadi bagian penting karena pelaksanaan MBG membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, instansi terkait hingga masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan agar program dapat diterapkan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan wilayah Mahulu.
Hingga saat ini, Kabupaten Mahakam Ulu belum menerima manfaat dari kebijakan program MBG yang dijalankan pemerintah pusat. Kondisi geografis dan akses antarkampung menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan penerapan program tersebut.
DPRD Mahulu menilai pengawasan perlu dilakukan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Langkah tersebut untuk memastikan sasaran penerima manfaat, mekanisme distribusi, serta kualitas makanan dapat berjalan sesuai ketentuan.
Devung menambahkan, DPRD juga akan mendorong komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar kebutuhan Mahulu dapat disampaikan secara jelas. “Kita ingin program ini benar-benar dapat dirasakan masyarakat Mahulu secara merata, sehingga koordinasi dan pengawasan harus dilakukan bersama,” ujarnya.
Dengan adanya koordinasi lintas sektor, DPRD berharap penerapan MBG di Mahulu dapat segera direalisasikan. Program tersebut diharapkan tidak hanya menjangkau wilayah perkotaan, tetapi juga masyarakat di kampung-kampung yang memiliki tantangan akses dan distribusi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....