DPRD Dorong Pendataan Kawasan Rawan Longsor di Kubar
- 29 Agt 2026 15:28 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Sadli, mendorong pemerintah melakukan pendataan kawasan yang berpotensi mengalami longsor, terutama permukiman masyarakat yang berada di bantaran sungai.
Menurut Sadli, pendataan diperlukan untuk mengetahui wilayah yang memiliki tingkat kerawanan sekaligus masyarakat yang berpotensi terdampak. Langkah tersebut dinilai penting sebagai dasar pemerintah dalam menentukan penanganan yang sesuai.
Ia mengatakan penanganan kawasan rawan longsor tidak serta-merta harus dilakukan melalui relokasi. Pemerintah perlu terlebih dahulu melakukan pengecekan dan pendataan terhadap kondisi wilayah maupun masyarakat yang tinggal di dalamnya.
“Kalau relokasi sih belum saya pikirin, saya pikir itu pengecekan dulu, pendataan, daerah yang rawan, penduduk yang rawan terdampak,” kata Sadli, Sabtu 29 Agustus 2026.
Menurutnya, hasil pendataan kemudian dapat ditindaklanjuti dengan pemeriksaan kondisi lapangan oleh perangkat daerah terkait. Pemerintah dapat melihat kondisi faktual sebelum menentukan bentuk penanganan yang diperlukan.
“Setelah itu kan dari dinas pasti bisa melihat kondisi di lapangannya, faktanya seperti apa. Nah, setelah melihat fakta lapangan, baru mereka bisa merencanakan kira-kira apa yang terbaik buat di lokasi rawan itu,” ujarnya.
Sadli menilai langkah tersebut penting mengingat sejumlah wilayah di Kubar yang berada di bantaran sungai memiliki potensi terdampak pergerakan tanah. Pendataan diharapkan tidak hanya dilakukan setelah terjadi bencana, tetapi menjadi bagian dari upaya antisipasi pemerintah.
Selain pemerintah, ia mengingatkan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal. Perubahan cuaca dan kondisi alam yang sulit diprediksi membuat masyarakat perlu lebih berhati-hati.
“Ya, kalau untuk masyarakat, ya sekarang waspada aja terkait cuaca, musim, dengan yang tidak bisa diprediksi ini. Berhati-hati,” ucap Sadli.
Politisi yang akrab disapa Alex tersebut berharap, pendataan kawasan rawan dapat membantu pemerintah menyiapkan langkah pencegahan maupun penanganan secara lebih terarah. Dengan demikian, masyarakat yang berada di lokasi berisiko dapat memperoleh perhatian lebih awal sebelum terjadi bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....