SAPA DPRD Kutai Barat Perluas Sosialisasi hingga Tingkat Kampung

  • 28 Agt 2026 14:33 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), terus memperluas sosialisasi Sistem Aspirasi & Aduan (SAPA) DPRD Kutai Barat, setelah layanan tersebut mulai diperkenalkan kepada masyarakat.

Upaya memperkenalkan layanan dilakukan melalui berbagai saluran, mulai dari media pemerintah daerah hingga media sosial DPRD. Sosialisasi juga diarahkan langsung ke masyarakat melalui jaringan pemerintahan kampung.

Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Kubar, Yuliani, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), untuk membantu memperluas penyebaran informasi SAPA DPRD Kutai Barat.

“Kami sudah bekerjasama dengan DPMK, agar barcode dan link form SAPA DPRD Kutai Barat ini bisa disebarkan ke masyarakat di wilayah masing-masing,” kata Yuliani, Jumat 28 Agustus 2026.

Menurutnya, pemerintahan kampung menjadi salah satu jalur penting dalam memperkenalkan layanan tersebut karena memiliki akses langsung dengan masyarakat di wilayah masing-masing. Tautan maupun barcode SAPA DPRD Kutai Barat, dapat disampaikan melalui para petinggi kampung.

“Kalau kemarin, kita sudah berkoordinasi dengan pihak DPMK, agar pihak DPMK melalui petinggi-petinggi yang ada di seluruh Kabupaten Kutai Barat ini bisa mensosialisasikan kepada masyarakatnya,” ujarnya.

Sementara itu, setelah diluncurkan, SAPA DPRD Kutai Barat, mulai mendapatkan respons dari masyarakat. Dalam sekitar empat hari setelah layanan diperkenalkan kepada masyarakat umum, Yuli menyebut respons awal yang diterima cukup baik.

“Kalau untuk masyarakat umum, kurang lebih 4 hari ini. Sudah kita launching, animo masyarakat lumayan bagus,” ucapnya.

Yuli menegaskan, sosialisasi masih akan dilanjutkan dalam jangka pendek hingga awal September. Selain memperluas pengenalan layanan, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan SAPA DPRD Kutai Barat oleh masyarakat di berbagai wilayah.

Ia menilai, keberlanjutan menjadi bagian penting dari inovasi tersebut. Karena itu, SAPA DPRD diharapkan tidak hanya berjalan selama masa pelaksanaan proyek perubahan, tetapi dapat terus dimanfaatkan dalam jangka panjang sebagai sarana masyarakat menyampaikan aspirasi dan aduan kepada DPRD Kutai Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....