Harga Tahu Tempe Kubar Masih Stabil Menjelang Ramadan
- 03 Feb 2026 15:53 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Kenaikan harga kedelai di pasaran mulai menjadi perhatian pelaku usaha tahu dan tempe di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Meski demikian, pantauan di sejumlah pasar tradisional menunjukkan harga jual tahu dan tempe kepada konsumen masih terpantau stabil.
Seorang pedagang tahu dan tempe di Pasar Sendawar, Imam, mengatakan kenaikan harga kedelai terjadi secara bertahap sehingga belum berdampak langsung pada harga jual di tingkat pedagang. Menurutnya, hingga kini harga dari perajin ke pedagang masih relatif stabil.
“Naiknya memang ada, tapi belum terlalu signifikan. Jadi harga jual tahu dan tempe di pasar masih sama. Dari perajin juga belum ada kenaikan harga,” ujarnya, Selasa, 3 Februari 2026.
Saat ini, harga tempe di pasaran masih dijual mulai Rp3 ribu hingga Rp10 ribu per bungkus, tergantung ukuran kemasan. Sementara tahu dijual sekitar Rp5 ribu per bungkus.
Imam mengungkapkan, sebagian perajin menyiasati kenaikan harga bahan baku dengan menyesuaikan ukuran produk agar harga tetap terjangkau bagi konsumen. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menekan biaya produksi tanpa harus menaikkan harga jual secara langsung.
Namun, ia menilai strategi tersebut berisiko memicu keluhan pelanggan jika dilakukan dalam jangka panjang. Meski harga masih stabil, daya beli masyarakat terhadap tahu dan tempe disebut mulai menunjukkan penurunan.
Ia berharap pemerintah dapat membantu menjaga stabilitas harga kedelai di pasaran. Menurutnya, kenaikan harga bahan baku yang berlarut-larut berpotensi berdampak pada harga jual, kepercayaan konsumen, hingga keberlangsungan usaha perajin tahu dan tempe di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....