Truk Koridor Disorot Usai Dugaan Tabrak Lari di Kubar

  • 09 Mei 2024 13:57 WIB
  •  Sendawar

Video: Korban Dugaan Tabrak Lari Tewas di Jengan Danum, Truk Koridor Jadi Sorotan

KBRN, Sendawar: Kepergian Rivaldo untuk selamanya meninggalkan luka mendalam bagi kedua orangtuanya, Karia Mas dan Eni. Pasangan suami istri itu hanya bisa pasrah melihat jasad putra kesayangan mereka keluar dari ruang jenazah RSUD Harapan Insan Sendawar.

Kepedihan terpancar dari wajah Karia dan Eni yang sempat menyaksikan langsung detik-detik mengerikan ketika Rivaldo berlumuran darah di lokasi kejadian.

Pemuda 19 tahun itu meregang nyawa setelah menjadi korban kecelakaan yang diduga kasus tabrak lari, di Jalan Trans Kaltim, kawasan Kinong kampung Jengan Danum, kecamatan Damai kabupaten Kutai Barat Rabu (8/5/2024) malam.

BACA JUGA:

Diduga Tabrak Lari Tewaskan Seorang Pemuda di Jengan Danum

Indra, supir minibus yang juga keluarga korban, mengaku kaget ketika mendapati Rivaldo tergeletak di jalan tak jauh dari rumahnya. Dia mengatakan saat kejadian tidak ada pengendara lain atau warga yang berusaha menolong. Sementara korban berlumuran darah dan sepeda motornya hancur.

Kemudian bersama ayah dan kakak Rivaldo, dia langsung membawa korban ke rumah sakit meski akhirnya Rivaldo menghembuskan napas terakhir dengan luka parah di kepala.

”Waktu di lapangan masih ada napas. Saya langsung ambil mobil terus bapak sama abangnya angkat ke dalam mobil kita bawa ke rumah sakit. Posisinya macet juga sepanjang jalan jadi kami tiba sekitar jam 9 lewat. Meninggalnya nanti di rumah sakit,” jelas Indra.

Keluarga lanjut Indra, tidak tahu persis korban ditabrak atau mengalami kecelakaan tunggal. Hanya saja kasus itu sudah ditangani Polres Kutai Barat.

”Penyebab kecelakaan belum bisa dipastikan karena kami ngga melihat langsung, kita cuma lihat keadaan sudah tergeletak di jalan. Sudah ada polisi yang urus, motor korban juga sudah di bawa ke Polres,” ungkap Indra.

Sementara Kasat Lantas Polres Kubar AKP Budi Witikno mengaku masih menyelidiki penyebab kecelakaan tragis itu.

"Masih dalam penyelidikan," katanya.

BACA JUGA:

Truk Batu Bara Kembali Terlibat Kecelakaan di Kubar, Warganet: Mau Tunggu Berapa Korban Lagi

Namun keluarga nasih bertanya-tanya, apakah Rivaldo menjadi korban tabrak lari atau kecelakaan tunggal? Spekulasi pun bermunculan, dengan truk-truk bermuatan batu bara menjadi sorotan.

Maklum saja, jalan umum dari kawasan Muara Lawa hingga ibu kota kabupaten Kutai Barat kini dipenuhi truk-truk bermuatan batu bara alias truk koridor pada malam hari.

Ironinya, konvoi truk batu bara dari tambang ilegal ini memang sudah sejak lama dikeluhkan warga Kubar. Namun hingga kini tampaknya penguasa dan aparat berwenang seolah tutup mata. Jika sudah begini, kepada siapa lagi masyarakat dapat mengadukan nasib mereka?

Semoga kematian Rivaldo yang masih sangat belia ini tidak sia-sia. Biarlah tragedi itu membuka mata para penguasa sehingga ada solusi atas permasalahan truk batu bara liar yang telah mengancam keselamatan warga di jalanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....