Panduan Lengkap Perawatan Anak Ayam bagi Peternak Pemula

  • 17 Apr 2026 17:16 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - DOC atau day old chick merupakan anak ayam yang baru menetas. Pada fase ini, kondisi tubuh masih sangat rentan terhadap perubahan suhu, penyakit, serta lingkungan sekitar.

Agar tingkat kematian dapat ditekan, perawatan DOC perlu dilakukan secara tepat sejak awal. Berikut cara merawat DOC agar tetap sehat berdasarkan laman resmi Kementerian Pertanian:

Persiapan sebelum kedatangan menjadi tahap awal yang penting. Peternak disarankan memilih bibit berkualitas, yakni DOC yang lincah, berbulu kering dan rapi, pusar tertutup sempurna, tidak cacat fisik, serta memiliki bobot ideal.

Selain itu, kandang harus disiapkan dengan baik. Gunakan kandang tertutup untuk menghindari angin kencang. Lantai kandang dilapisi serbuk gergaji atau sekam padi setebal minimal 10 sentimeter sebagai alas (litter). Pastikan kondisi kandang bersih, kering, dan bebas dari sisa kotoran sebelumnya.

Pengaturan suhu juga menjadi faktor krusial. Gunakan lampu pemanas atau brooder untuk menjaga kehangatan. Suhu ideal pada umur 1 hingga 7 hari berkisar 32–35 derajat Celsius, kemudian diturunkan bertahap menjadi 29–32 derajat Celsius pada umur 8 hingga 14 hari. Indikator suhu ideal dapat dilihat dari sebaran ayam yang merata. Jika bergerombol, suhu terlalu dingin, sedangkan jika menjauh dari sumber panas, suhu terlalu tinggi.

Ketersediaan pakan dan air minum harus diperhatikan. Tempat pakan dan minum dibuat mudah dijangkau. Saat awal kedatangan, DOC dapat diberikan air gula merah (satu sendok makan gula merah dicampur 200 mililiter air) untuk memulihkan energi setelah perjalanan. Air minum harus selalu tersedia dan dalam kondisi bersih.

Untuk pakan, gunakan jenis starter dengan tekstur halus atau butiran kecil agar mudah dicerna. Pemberian dilakukan sedikit demi sedikit tetapi sering guna merangsang nafsu makan.

Kebersihan kandang wajib dijaga. Kotoran harus dibersihkan secara rutin untuk mencegah penumpukan gas amonia. Litter perlu diaduk dua kali dalam sepekan dan diganti jika sudah lembap atau berbau.

Kepadatan kandang juga harus diperhatikan agar tidak berlebihan. Sebagai panduan, umur 1–7 hari sebanyak 30–50 ekor per meter persegi, umur 8–14 hari 20–25 ekor per meter persegi, dan umur 15–21 hari 8–12 ekor per meter persegi.

Pencahayaan diberikan selama 24 jam pada minggu pertama agar DOC mudah mendapatkan pakan dan minum, sekaligus menjaga suhu tetap hangat.

Upaya pencegahan penyakit dilakukan melalui vaksinasi dan pemberian vitamin. Vaksin Newcastle Disease (ND) dapat diberikan pada umur 3–5 hari melalui tetes mata atau hidung. Sementara itu, vitamin atau suplemen diberikan secara berkala untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Penerapan biosekuriti juga penting. Batasi lalu lintas orang ke dalam kandang, lakukan cuci tangan dan kaki sebelum kontak dengan ayam, serta sediakan bak disinfektan di pintu masuk.

Pemantauan harian perlu dilakukan secara intensif. Jika terdapat DOC yang lemas, tidak mau makan, atau menunjukkan kotoran tidak normal, segera pisahkan ke kandang isolasi untuk penanganan lebih lanjut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....