Budidaya Ikan Gurami Untung Besar jelang Lebaran
- 19 Mar 2026 18:51 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Ikan gurami (Osphronemus gouramy) merupakan salah satu ikan air tawar yang populer sebagai ikan konsumsi, sekaligus dapat dipelihara sebagai ikan hias. Ikan ini berasal dari kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Thailand, dan Vietnam.
Di kalangan masyarakat Jawa, menjelang Hari Raya Idulfitri, ikan gurami kerap diburu sebagai hidangan istimewa yang melambangkan kemewahan. Permintaan yang meningkat membuat harga ikan gurami menjadi relatif tinggi, terutama saat mendekati Lebaran.
Bagi masyarakat yang tertarik membudidayakan ikan gurami, komoditas ini memiliki prospek yang menjanjikan. Selain cita rasa dagingnya yang lezat, nilai jualnya juga cukup tinggi. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya ikan gurami, berdasarkan sumber Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar:
Persiapan Kolam
Jenis kolam yang dapat digunakan antara lain kolam tanah, kolam semen, kolam terpal, hingga bak fiber. Kolam tanah cenderung lebih ekonomis, sementara kolam semen lebih awet dan mudah dibersihkan.
Ukuran kolam minimal 3 x 3 meter dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Kepadatan tebar ideal berkisar 5–10 ekor per meter persegi, atau 20–30 ekor untuk area 1–2 meter persegi dengan ukuran bibit 5–8 cm.
Sebelum digunakan, kolam harus dibersihkan dari kotoran dan lumpur, lalu dikeringkan selama beberapa hari untuk mematikan bakteri dan bibit penyakit. Setelah itu, kolam diisi air bersih dan didiamkan selama 1–2 hari agar plankton tumbuh sebagai pakan alami. Pemberian pupuk organik juga dapat dilakukan untuk meningkatkan nutrisi.
Kualitas air perlu diperhatikan, dengan pH ideal 6,5–8,5 dan suhu 25–30 derajat Celsius. Kadar oksigen minimal 5 ppm. Pastikan kolam memiliki sirkulasi air yang baik serta diberi naungan pada sebagian area.
Pemilihan Bibit
Bibit berkualitas memiliki ciri tubuh simetris, kulit bersih tanpa cacat, gerakan lincah, ukuran seragam, dan bebas dari penyakit.
Bibit sebaiknya diperoleh dari peternak terpercaya, Balai Benih Ikan (BBI), atau distributor bersertifikat.
Sebelum ditebar, lakukan aklimatisasi dengan meletakkan kantong berisi bibit di permukaan air kolam selama 15–30 menit agar suhu menyesuaikan. Setelah itu, buka kantong secara perlahan dan biarkan air kolam masuk sebelum bibit dilepaskan. Penebaran sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari.
Pemberian Pakan
Ikan gurami termasuk jenis omnivora. Pakan yang diberikan dapat berupa pelet (pakan buatan) serta pakan alami seperti daun keladi dan berbagai jenis sayuran.
Secara umum, budidaya ikan gurami tergolong tidak sulit. Hal terpenting adalah menjaga kualitas air serta kestabilan suhu agar pertumbuhan ikan tetap optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....