Pertunjukan Dinosaurus Jadi Daya Tarik Baru di Sempekat Harmoni Budaya 2026

  • 03 Jun 2026 15:17 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Pertunjukan dinosaurus menjadi salah satu daya tarik baru yang dihadirkan dalam Festival Sempekat Harmoni Budaya 2026 di Taman Budaya Sendawar (TBS), Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Atraksi tersebut melengkapi berbagai kegiatan seni budaya dan hiburan yang digelar selama festival berlangsung pada 2 hingga 6 Juni 2026.

Kehadiran pertunjukan bertema dinosaurus itu menjadi warna baru dalam pelaksanaan Festival Sempekat Harmoni Budaya tahun ini. Selain menyasar pecinta seni dan budaya, atraksi tersebut juga diharapkan mampu menarik minat anak-anak dan keluarga untuk berkunjung ke lokasi festival.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kubar, FX Sumardi, mengatakan inovasi tersebut sengaja dihadirkan untuk menambah variasi hiburan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik festival.

Menurutnya, penyelenggaraan festival tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga perlu menghadirkan unsur hiburan yang dapat menjangkau berbagai kelompok usia sehingga partisipasi masyarakat semakin luas.

“Pertunjukan Dinosaurus ini menjadi sesuatu yang baru. Ke depan harapan kita semakin banyak pelaku lokal yang bisa terlibat sehingga manfaat ekonominya juga dirasakan langsung oleh masyarakat Kutai Barat,” kata FX Sumardi.

Ia menjelaskan, kehadiran atraksi baru tersebut dapat meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat selama festival berlangsung. Semakin banyak pengunjung yang datang, semakin besar pula peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut.

Sumardi mengatakan Festival Sempekat Harmoni Budaya merupakan bagian dari Calendar of Event Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 yang terus dikembangkan untuk mendukung promosi pariwisata dan budaya daerah.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas ruang promosi budaya, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Harapannya kegiatan tersebut dapat terus berkembang sebagai agenda tahunan yang memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” ucap Sumardi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....