Tiga Tahun Berjualan, Madu Hutan Selina Dipercaya Konsumen
- 04 Mar 2026 13:49 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Selain menjual bunga telang, Selina, warga yang tinggal di Barong Tongkok, kabupaten Kutai Barat (Kubar) juga mengembangkan usaha penjualan madu hutan.
Usaha tersebut telah ia jalankan kurang lebih tiga hingga empat tahun terakhir dan kini memiliki pelanggan tetap, baik dari lingkungan sekitar maupun luar kota.
Selina menjelaskan, madu yang ia jual terdiri dari dua jenis, yakni madu hitam dan madu kuning.
“Madu hitam khasiatnya banyak, biasanya untuk menyembuhkan asam lambung dan maag, juga bagus untuk kolesterol. Kalau yang kuning lebih umum dipakai untuk jamu dan obat-obatan lainnya buat kesehatan,” kata Selina, Rabu 4 Maret 2026.
Untuk harga, madu hitam ukuran besar dijual Rp265 ribu dan madu kuning Rp260 ribu. Sementara ukuran kecil, baik madu hitam maupun kuning, dijual Rp150 ribu.
“Kalau pembeli biasanya suka dua-duanya karena ini asli madu hutan, bukan madu piaraan. Kebanyakan memang pilih madu hitam untuk obat,” ucapnya.
Menurutnya, madu hitam banyak diminati oleh konsumen yang mengalami kelelahan atau memiliki keluhan kesehatan tertentu.
“Kalau lagi capek atau ada penyakit lain, madu hitam lebih bagus konsumsinya. Cara minumnya diseduh air hangat dan diminum pagi hari sebelum makan, terutama untuk asam lambung,” ujarnya.
Selama berjualan, Selina mengaku telah memiliki banyak pelanggan, termasuk dari perusahaan dan luar daerah. Ia mengatakan kepercayaan konsumen menjadi modal utama dalam menjalankan usaha madu tersebut.
“Sudah banyak pelanggan dari perusahaan juga, dari luar kota, dan di sekitar Barong Tongkok. Puji Tuha mereka cocok,” katanya.
Selina juga memastikan madu yang dijualnya aman dikonsumsi, termasuk untuk ibu hamil dan anak-anak.
“Madu hitam ini aman buat ibu hamil dan anak kecil karena asli, tidak dicampur apa-apa. Kami jual madu hutan murni,” ucap Selina.
Meski menghadapi persaingan usaha, Selina tetap berkomitmen menjaga kualitas. Ia mengakui tantangan terbesar adalah adanya penjual lain yang menawarkan harga lebih murah namun diduga mencampur produknya.
“Kalau tantangan pasti ada, tapi kami selalu konsisten kasih yang terbaik. Memang ada yang jual murah, tapi sering kali dicampur. Kami yakin selama ini produk kami aman dan tidak pernah ada yang protes. Kami berusaha supaya pelanggan tidak kecewa,” kata Selina.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....