Iwak Samo, Olahan Ikan Fermentasi Khas Banjarmasin
- 26 Des 2025 10:29 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar: Ikan Samo atau yang lebih dikenal dengan sebutan iwak pekasam merupakan olahan ikan fermentasi khas Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Olahan tradisional ini dibuat dengan cara mencampurkan ikan segar dengan garam serta bubuk beras yang telah disangrai terlebih dahulu.
Aziah, salah seorang penjual ikan Samo di Banjarmasin, saat ditemui rri.co.id, menuturkan bahwa ikan Samo memiliki cita rasa khas, yaitu asam. Karena itulah, masyarakat Banjar kerap menyebutnya iwak pekasam.
“Namun, kalau iwak Samo baru dibuat, rasanya masih segar dan belum terlalu asam,” ujar Aziah, Jumat (18/12/2025).
Ia menjelaskan, tingkat keasaman ikan Samo akan semakin terasa seiring lamanya proses penyimpanan. Meski demikian, ikan fermentasi ini tetap awet dan tidak mudah membusuk.
“Ini ikan Samo, atau orang Banjar menyebutnya iwak pekasam. Rasanya memang asam, semakin lama disimpan akan semakin asam, tetapi awet dan tidak busuk,” katanya.
Untuk harga, Aziah mengatakan ikan Samo dijual dengan kisaran Rp75.000 per kilogram. Menurutnya, permintaan ikan Samo tidak hanya datang dari masyarakat lokal, tetapi juga dari luar daerah.
“Iwak Samo sering diburu pembeli dari luar kota, seperti Samarinda hingga Kutai Barat,” ucap Aziah menambahkan.
Dalam pengolahannya, ikan Samo dapat langsung digoreng dan disajikan dengan irisan cabai. Cita rasanya yang khas menjadikan olahan ini berbeda dengan ikan asin pada umumnya. (Edy)