Sistem Hutang Barang Jadi Andalan Pak Ukay Berdagang

  • 18 Des 2025 12:56 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar: Dalam menjalankan usahanya di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Pak Ukay tidak bekerja sendiri, melainkan menjalin kerja sama dengan pemasok atau bos barang yang menjadi sumber dagangannya.

Ia menjelaskan, sistem yang dijalankan adalah hutang barang, di mana ia membawa dagangan terlebih dahulu untuk dijual secara keliling.

“Jadi sistemnya sama bos itu, saya dihutangin dulu, saya jual dulu. Nanti harga dari bos, keuntungannya dari saya naikan sedikit harganya,” kata Pak Ukay, Kamis (18/12/2025).

Menurutnya, sistem tersebut memudahkan pedagang kecil seperti dirinya untuk tetap berjualan meski tidak memiliki modal besar di awal.

Dalam sekali jalan, nilai barang yang dibawa biasanya mencapai sekitar Rp3 juta dalam satu rak dagangan yang dipikulnya.

“Kalau satu kali jualan dalam satu rak itu biasanya tiga jutaan. Memang kecil-kecil, tapi macamnya banyak,” ujarnya.

Ia menyebut, barang dagangan tersebut tidak selalu habis dalam satu kali berjualan keliling.

“Namanya juga jualan begini, tidak habis sekali jalan. Kalau ada yang dibeli, nanti di rumah dipasang lagi,” ucapnya.

Sistem ini dinilainya cukup fleksibel dan menyesuaikan kemampuan pedagang kecil untuk terus berputar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....