Api Persatuan Hangatkan Malam Kemerdekaan Warga Melak
- 16 Agt 2025 17:44 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar : Malam di Kecamatan Melak berubah jadi lautan cahaya. Ratusan obor bambu berderet, dibawa warga dari berbagai kampung, menyalakan semangat peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Jumat (15/8/2025).
Sejak sore halaman Kantor Kecamatan Melak sudah dipenuhi peserta. Begitu senja tiba, api obor dinyalakan serentak. Tepat pukul 18.30 WITA, pawai dilepas, menyusuri jalan hingga berakhir di area Pasar Olah Bebaya. Wajah-wajah riang, sorak-sorai, dan lagu kebangsaan mengiringi langkah peserta.
“Obor ini bukan sekadar lampu, tapi melambangkan api perjuangan yang harus terus kita jaga,” kata Ahmad, tokoh masyarakat sekaligus panitia.

Menurutnya, pawai obor bukan hanya hiburan, melainkan pengingat sejarah. Nyala api yang dibawa bersama-sama menjadi simbol perjalanan panjang bangsa menuju kemerdekaan.
“Kita ajarkan anak-anak bahwa kemerdekaan ini hasil pengorbanan. Mereka ikut berjalan, membawa obor, dan merasakan persatuan,” tambahnya.
Di sepanjang rute, warga yang tak ikut pawai berdiri di tepi jalan, melambaikan tangan atau menyalakan lampu hias. Setiba di lokasi akhir, peserta disambut denting gamelan dan tabuhan gendang, berpadu dengan nyala api yang kian meriah.

Tradisi ini, sebut Ahmad, menjadi ajang silaturahmi sekaligus penggerak ekonomi. Pedagang makanan hingga pernak-pernik merah putih laris manis.
“Kita jarang bertemu sebanyak ini dalam suasana penuh kegembiraan. Pawai obor mempertemukan semua dalam satu langkah bersama,” ucapnya.
Sekitar pukul 20.30 WITA, pawai berakhir. Obor-obor mulai padam, tapi semangat yang ditinggalkan tetap menyala.
“Api obor boleh padam, tapi api persatuan dan cinta tanah air harus tetap hidup di hati,” tutup Ahmad.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....