Kios di Engkuni Pasek Jadi Bukti Keberhasilan Program UEM DPMK Kubar

  • 29 Jul 2026 07:16 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Program bantuan Usaha Ekonomi Masyarakat (UEM) yang pernah dijalankan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mencatat sejumlah keberhasilan, salah satunya warga penerima pinjaman yang mampu mengembangkan usaha kecil menjadi lebih besar.

Penggerak Swadaya Masyarakat DPMK Kubar, Theresia, mengatakan dalam pelaksanaan program bantuan UEM, ada masyarakat yang berhasil mengelola modal usaha dengan baik, hingga mampu meningkatkan skala usahanya.

Menurut Theresia, salah satu penerima manfaat yang berhasil adalah Yohanes Ding, pemilik Victoria Market di Kampung Engkuni Pasek, Kecamatan Barong Tongkok.

Awalnya, Yohanes memanfaatkan pinjaman UEM untuk membuka kios, sebelum usahanya berkembang menjadi toko yang lebih besar.

“Ada satu yang masih saya ingat, ini yang di Kecamatan Barong Tongkok, tepatnya di Kampung Engkuni Pasek, sampai sekarang masih buka. Dulu dia pinjam untuk buka kios, sekarang boleh dikatakan toko lah,” kata Theresia, Selasa 28 Juli 2026.

Ia menjelaskan, perkembangan usaha tersebut terjadi karena Ding, mampu menjalankan usaha secara konsisten serta memenuhi kewajiban pengembalian pinjaman sesuai ketentuan yang berlaku. Hal itu membuat penerima kembali memperoleh kesempatan mengakses pinjaman lanjutan.

“Dia pinjaman pertama lancar, terus dia lanjut lagi pinjaman kedua, juga lancar. Makanya dulu sempat dia mendapat penghargaan untuk usaha ekonomi masyarakat yang lancar dan berhasil,” ujar Theresia.

Theresia mengatakan, keberhasilan Ding tidak menggambarkan seluruh perjalanan Program UEM. Selama program berlangsung, ada pula penerima pinjaman yang mengalami kendala sehingga usaha yang dijalankan tidak dapat berkembang atau bahkan berhenti beroperasi.

Meski demikian, keberhasilan Victoria Market di Kampung Engkuni Pasek, menjadi salah satu bukti bahwa dukungan permodalan yang disertai komitmen dan pengelolaan usaha yang baik mampu mendorong pertumbuhan usaha masyarakat di tingkat kampung.

Meskipun Program UEM tak lagi dilaksanakan oleh DPMK Kubar sejak 2017, kisah keberhasilan tersebut, masih menjadi contoh bagaimana akses permodalan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil ketika dimanfaatkan secara bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....