Di Kubar, Asam Payang hingga Toman Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

  • 29 Jul 2026 07:02 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Kutai Barat mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lokal di sekitar lingkungan menjadi produk bernilai ekonomi melalui pelatihan keterampilan.

Penggerak Swadaya Masyarakat DPMK Kubar, Theresia, mengatakan pelatihan tersebut diarahkan agar masyarakat mampu melihat peluang dari berbagai bahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Jadi kita lebih memanfaatkan apa yang ada di sekitar rumah atau sekitar kampung itu, yang biasanya terbuang sia-sia, tapi kita gunakan,” kata Theresia, Selasa 29 Juli 2026.

Salah satu pelatihan yang dilakukan yakni pengolahan asam payang menjadi produk olahan. Saat kondisi tertentu, seperti ketika buah tersebut melimpah, masyarakat diberikan pelatihan untuk mengolahnya menjadi sirup yang memiliki nilai jual.

Tidak hanya bagian utama buah yang dimanfaatkan, sisa hasil pengolahan juga diolah kembali menjadi produk lain. Theresia menjelaskan, ampas asam payang dapat dimanfaatkan sebagai bahan sambal sehingga tidak terbuang.

Selain pengolahan asam payang, DPMK Kubar, juga memberikan pelatihan pengolahan ikan toman menjadi makanan olahan berupa crispy. Inovasi tersebut dilakukan agar bahan pangan lokal dapat lebih diterima masyarakat, termasuk anak-anak.

“Ikan Toman itu, anak-anak juga kurang suka. Tapi kita melatih ibu-ibu itu membuat olahan makanan, seperti crispy dari toman. Ternyata katanya respon dari keluarga sangat baik sekali, anak-anak malah mau,” ujar Theresia.

Melalui pelatihan berbasis potensi lokal tersebut, DPMK Kubar, berharap masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif untuk mendukung ekonomi keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....